Klarifikasi Anggota DPRD Sumbar Hidayat soal Pernyataannya Turunkan Presiden

Covesia.com – Anggota DPRD Sumatera Barat Hidayat mengklarifikasi pernyataan dirinya soal menurunkan Presiden RI Joko Widodo saat berdialog dengan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa di DPRD Sumbar pada Rabu (25/9) yang dilakukan secara spontan tanpa ada maksud lain.

“Saya bertanggungjawab atas pernyataan tersebut karena ingin mengungkap lebih jauh apa motif mahasiswa melakukan aksi,” katanya dilansir dari Antara, Jumat (27/9/2019).

Ia mencoba menggali lebih dalam apa yang diinginkan mahasiswa, seperti revisi UU KPK agar tidak disahkan menjadi undang-undang pihaknya juga menyetujui hal tersebut.

Kemudian terkait RUU KUHP, RUU Pertanahan, RUU Permasyarakatan, pemerintah telah mengambil sikap untuk melakukan penundaan.

“Terus apalagi yang ingin disuarakan oleh mahasiswa, jika ada pasal yang bermasalah di RUU RKUHP mana detailnya. Saya sampaikan itu dan untuk memancing mereka saya ucapkan pernyataan tersebut secara spontan,” kata dia.

Dia mengatakan pada hari itu dirinya telah menemui mahasiswa sekitar pukul 10.00 WIB lalu kemudian berdialog dengan ratusan mahasiswa dalam dua gelombang sehingga kondisi tidak kondusif karena jumlah mereka yang banyak di ruangan tersebut.

“Mahasiswa mencaci maki seperti tidak memiliki hati nurani, makan gaji buta padahal bukan kami yang membuat undang-undang tersebut. Saya tidak terima dengan hal ini,” katanya.

Dalam kondisi tersebut, dirinya menantang mahasiswa dengan mengatakan apa ingin menurunkan presiden Jokowi, ini semata-mata untuk mengungkap motif mereka menjalankan aksi.

Ia mengatakan dirinya bersama anggota DPRD Sumbar Afrizal, Irwan Afriadi, dan Evi Yandri mengajak mereka berdialog di ruang khusus I DPRD Sumbar

“Hal itu terjadi sekitar 15 menit mahasiswa merangsek gedung DPRD Sumbar dan menuju ruang paripurna.

Dirinya diberikan kesempatan berbicara dan ingin mengungkap apa agenda di balik aksi perusakan tersebut dan dirinya menganggap mahasiswa mengedepankan nilai etika dan akademis dalam menjalankan aksi namun tidak.

“Saya bertanggungjawab dengan pernyataan yang saya ucapkan di video tersebut namun kita harus melihatnya dengan lebih lengkap dan jangan sepotong-sepotong,” katanya.

(lif/dtc)

0 Comments

Leave a Comment

12 − 4 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password