Pemkab Bantul Antisipasi Penimbunan Jelang Kanaikan BBM

Bantul – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi
Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengantisipasi terjadinya
penimbunan bahan bakar minyak bersubsidi menjelang kenaikan harga
kebutuhan pokok yang direncanakan pemerintah tersebut. “Kalau saya berharap tidak ada kenaikan, namun kalau memang naik, ada
langkah-langkah yang perlu disiapkan, karena kami harus mencegah betul
supaya tidak terjadi penimbunan,” kata Kepala Disperindagkop Bantul, Sulistyanto, Minggu (9/11/2014).

Menurut dia, pihaknya sudah mengundang
seluruh pengelola maupun pemilik stasiun pengisian bahan bakar umum
(SPBU) di wilayah Bantul beberapa waktu lalu untuk rapat koordinasi
menghadapi rencana kenaikan harga BBM bersubsidi.

Ia
mengatakan, berdasarkan rapat koordinasi tersebut, ada beberapa langkah
yang perlu disiapkan jika terjadi kenaikan harga, yakni SPBU harus
menerapkan betul kebijakan tentang adanya rekomendasi BBM yang diberikan
kepada pengecer. “Kami minta pengguna BBM yang diatur dalam
peraturan tertentu, misalnya pelaku UMKM, nelayan, petani dan pengecer
yang harus memakai rekomendasi, maka kami mohon ketentuan tersebut
benar-benar diberlakukan,” katanya.

Selanjutnya, ia
mengatakan, SPBU diminta melakukan pembatasan terhadap pembelian BBM
bersubsidi jika terjadi antrean panjang kendaraan di SPBU, agar selain
dapat mempercepat pelayanan juga semua kendaraan yang sudah lama antre
mendapatkan jatah. “Kemudian saya minta jangan ada pembelian
pakai jerigen kalau ada antrean panjang, agar tidak ada masalah.
Terkait dengan pembatasan ini kami harap SPBU koordinasi dengan
kepolisian sektor setempat,” katanya.

Ia mengatakan, langkah
yang terakhir SPBU dimohon tidak melayani pembelian kepada konsumen
atau pengendara mobil berkali-kali, karena dikhawatirkan ada tujuan yang
tidak baik dengan memanfaatkan kondisi jelang kenaikan harga. “Kami mohon kerja sama SPBU untuk memperkecil peluang atau mencegah
ada penimbunan, karena kuncinya juga ada di SPBU, dan tentunya di
lapangan nanti ada tim kami yang melakukan pengawasan dan memantau,”
katanya.(ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

seven − four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password