Viral di Medsos Program Belajar dari Rumah di TVRI Diselingi ”Pemurtadan”, Ini Faktanya!

Covesia.com – Viral di media sosial bahwa program Belajar dari Rumah (BDR) yang ditayangkan stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) diselingi dengan program Mimbar Agama Katolik. Hal ini pun sempat menimbulkan keresahan di masyarakat.

Plh Direktur Program dan Berita LPP TVRI Usrin Usman membantah kabar tersebut. 

“Program BDR dan program Mimbar Agama Katolik atau Mimbar Agama lain merupakan program yang terpisah, berdiri sendiri, dan sudah terjadwal di dalam pola acara TVRI,” ujarnya dalam rilis diperoleh Covesia, Rabu (15/4/2020).

Dia menuturkan, sama seperti halnya program BDR, program Mimbar Agama adalah bagian dari tugas kepublikan TVRI dalam mengakomodir upaya dakwah semua agama yang diakui di Indonesia. Semua agama yang diakui negara mendapat porsi siaran di TVRI secara bergantian setiap harinya.

“Agama Islam disiarkan setiap hari pukul 04.30-06.00 WIB melalui tayangan Serambi Islami, sementara Agama Katolik, Protestan, Budha, Hindu dan Konghucu, disiarkan dalam program mimbar agama setiap harinya pada pukul 09.00-10.00 WIB,” ujarnya pula.

Usrin mengatakan Mimbar Agama adalah program regular TVRI yang ditayangkan sejak dahulu yang waktu penayangannya disusun berdasarkan sejumlah pertimbangan dan sudah diketahui oleh penganut agama masing masing. 

Program ini, kata Usrin, sebagai bentuk upaya mendukung dan menghargai keragaman beragama di Indonesia. 

Program BDR, imbuhnya, merupakan kerja sama TVRI dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.

“Pada awalnya tidak dilakukan perubahan terhadap jadwal jam tayang Mimbar Agama karena pertimbangan pemirsa penganut agama yang sudah menunggu program tersebut,” tuturnya.

Namun demikian, sebagai respon masyarakat, maka TVRI memindahkan jam tayang program Mimbar Agama agar program BDR dapat ditayangkan secara berurutan tanpa jeda program lain dan agar jam belajar menjadi lebih efektif. 

Hal ini sekaligus untuk memaksimalkan peran dan kontribusi TVRI di masa penanggulangan penyebaran Covid-19.

“Adapun program mimbar agama akan ditayangkan pada pukul 17:00 WIB setiap harinya. Selanjutnya, bila dilakukan perubahan waktu penayangan akan diinformasikan oleh TVRI melalui newstickers atau promosi program,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama LPP TVRI Supriyono membantah pemberitaan di media sosial terkait tayangan video dua anak berbusana muslim yang disebut disiarkan dalam program mimbar agama Katolik di TVRI. 

“Tim Pemeriksa TVRI sudah melakukan pengecekan ulang dan tidak menemukan video dimaksud dalam tayangan mimbar agama Katolik di TVRI tanggal 13 April 2020,” ujarnya.

Hal ini, kata Supriyono, juga sudah dikonfirmasi oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). 

“Menurut laporan tim pemantau KPI, tegas dinyatakan bahwa video tersebut tidak tayang di TVRI. Sehingga menurut KPI, sudah clear bahwa informasi tersebut adalah hoaks atau tidak benar,” pungkasnya.

(fkh/rdk)

0 Comments

Leave a Comment

5 × 4 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password