15.000 Penduduk Kota Padang Telah Dites Swab, 489 Orang Positif Covid-19

Covesia.com – Lebih dari 15.000 penduduk Kota Padang, Sumatera Barat sudah menjalani tes swab terhitung hingga hari ini, Selasa (16/6/2020). Dari jumlah tersebut, 489 orang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Feri Mulyani Hamid saat rapat kerja antara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Padang bersama DPRD Kota Padang di Kantor DPRD Kota Padang hari ini.

“Hingga hari ini, sudah lebih dari 15.000 penduduk kota Padang yang sudah dites swab. Sebanyak 489 kasus terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia merincikan 93 pasien masih dirawat di rumah sakit, 77 orang dikarantina atau diisolasi di tempat karantina yang disediakan pemerintah, 39 orang isolasi mandiri di rumah masing-masing, dan 23 orang meninggal dunia.

Feri menjelaskan 23 orang yang meninggal tersebut memiliki penyakit penyerta. Jadi, tidak satu pun pasien terjangkit Covid-19 di Kota Padang yang meninggal dunia tanpa penyakit penyerta.

Kasus positif Covid-19 per hari ini tersebar di 79 kelurahan di Kota Padang. Dari 104 kelurahan di Kota Padang, 25 kelurahan diantaranya belum ada laporan kasus positif. 

Sementara itu, 15 dari 79 kelurahan yang sebelumnya merupakan zona merah saat ini sudah kembali menjadi zona hijau. Kelimabelas kelurahan tersebut kembali menjadi zona hijau karena tidak ada lagi penemuan kasus positif. 

Feri menuturkan tingginya angka kasus positif di Kota Padang tidak terlepas dari masifnya upaya pelacakan yang dilakukan pada episentrum penyebaran Covid-19. Salah satu episentrum yang paling masif dilakukan pelacakan adalah klaster Pasar Raya Padang. 

Di Pasar Raya Padang, Dinas Kesehatan Kota Padang bersama Dinas Perdagangan Kota Padang telah melakukan tes swab massal sebanyak tiga tahap. 

Terakhir, tes swab massal dilakukan pada masa transisi Kota Padang, yakni Senin-Jumat (8-12 Juni 2020).

Kata Feri, Klaster Pasar Raya Padang merupakan satu-satunya klaster di Kota Padang yang belum terputus, meski tren penemuan kasus positifnya menurun. 

“Hari ini, misalnya, ada 5 kasus positif di Kota Padang, 3 di antaranya adalah karyawan di Pasar Raya,” terangnya.

Meski demikian, lanjut Feri, 11 klaster lainnya di Kota Padang sudah terputus. 

“Sebanyak 11 klaster sudah kita selesaikan. Salah satunya adalah Klaster Pengambiran sudah diselesaikan per 13 Mei lalu. Tidak ada lagi penambahan kasus di klaster itu. Artinya kita sudah bisa memutus rantai penularan dari 11 klaster,” pungkasnya.

(fkh/rdk)

0 Comments

Leave a Comment

two × two =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password