Sengketa Masyarakat Dengan PT. Anam Koto, DPRD Pasaman Barat Panggil Pihak Terkait

Pasaman Barat – DPRD Pasaman Barat, Sumatera Barat menjadwalkan pada 20 November 2014 membahas tuntutan ratusan masyarakat terkait 300 Hektare yang diduga digarap PT. Anam Koto. DPRD setempat akan memanggi sejumlah instansi yang mengetahui persoalan tersebut.

Ketua DPRD Pasaman Barat, Daliyus K ketika ditanya Covesia.com mengatakan lembaga aspirasi rakyat itu bukan tidak memperhatikan masyarakat. Namun untuk membahas tuntutan ratusan masyarakat Sungai Tanang Kecamatan Sungai Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

” Sebelumnya, kita sudah mengadakan rapat dengan PT. Anam Koto. Rapat selanjutnya akan dilaksanak pada 20 November nanti. Kita akan dilakukan pembahsan sangat khusus lagi dan masyarakat, pemerintah daerah, dan Badan Pertahanan Nasional” kata Daliyus K.

Dijelaskannya, DPRD berjanji akan menuntaskan aspirasi masyarakat. Maka dari itu masyarakat agar bersabar, dan menunggu. Percayakan sepenuhnya kepada DPRD.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Pasbar, Fetris Oktrihardi menyebutkan, DPRD akan perjuangkan hak masyarakat, kalau memang itu haknya masyarakat.

“Negera kita adalah negara hukum. Kita akan undang seluruh instansi yang mengetahui persoalan ini nanti” tandasnya.

Apabila ada oknum perusahaan yang melakukan intimidasi terkait dengan tuntutan masyarakat, silahkan laporkan ke pihak yang berwajib. Supaya keamanan dari masyarakat terjamin.

Ratusan masyarakat Sungai Tanang Kecamatan Sungai Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melakukan demonstrasi ke kantor DPRD dan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), Senin (10/11-2014). Massa atas nama Aliansi Masyarakat Bersatu (AMB) datang ke DPRD sekitar pukul 13.00 WIB. (man/lif)

0 Comments

Leave a Comment

4 × one =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password