Agam Kembangkan Hutan Rakyat 300 Hektare

Lubuk Basung – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menargetkan mengembangkan hutan rakyat seluas 300 hektare pada tahun 2015.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Agam, Yulnasri di Lubuk Basung, Senin (10/11/2014), mengatakan lokasi pengembangan hutan rakyat seluas 300 hektare ini belum ditentukan, pihaknya masih melakukan pendataan. “Saat ini kami masih melakukan pendataan dan dalam waktu dekat lokasi sudah didapat,” katanya.

Dana pengembangan hutan rakyat ini berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Pengembangan hutan rakyat ini bertujuan untuk memperbaiki hutan agar tidak terjadi bencana seperti, longsor, banjir dan lainnya.

Pada 2014, kata dia, pemerintah setempat mengembangkan hutan rakyat seluas 165 hektare. Hutan rakyat ini dibangun di Jorong Batuang Saiyo Nagari Bayua Kecamatan Tanjung Raya, dan Jorong Bamban Nagari IV Koto Palembayan Kecamatan Palembayan.

Kemudian, Jorong Paninggiran Ateh di Nagari Nan Tujuah Kecamatan Palupuh dan Jorong Aia Tabik Nagari Kamang Mudiak Kecamatan Magek. “Jenis tanaman yang akan dikembangkan yakni, buah-buahan sekitar 40 persen dan kayu-kayuan sekitar 40 persen,” katanya.

Sementara pada 2013 seluas 280 hektare, pada 2012 seluas 265 hektare dan pada 2011 seluas 305 hektare. “Agar hutan tetap terjaga, Pemkab Agam sedang giat-giatnya melakukan program menyemai bibit tanaman di 16 kecamatan. Program ini telah berlangsung semenjak 2011,” katanya.

Kabupaten Agam dengan luas sekitar 2.232,30 kilometer persegi memiliki hutan seluas 104.109 hektare dengan rincian cagar alam seluas 31.729 hektare, hutan lindung 31.560 hektare, hutan produksi 6.040 hektare, hutan produksi terbatas 20.650 hektare, hutan konservasi 14.130 hektare dan hutan rakyat 486 hektare. (ant/bim)

0 Comments

Leave a Comment

five × four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password