BIM Kampanyekan Keselamatan dan Keamanan dalam Penerbangan

BIM Kampanyekan Keselamatan dan Keamanan dalam Penerbangan Tampak petugas di Bandara Internasional Minangkabau saat menunggu kedatangan penumpang pesawat dengan sambil mengkampanyekan Keselamatan dan Keamanan dalm Penerbangan, Jumat (18/9/2020)(Foto: Covesia/ Primadoni)

Covesia.com -  PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat (Sumbar) kampanyekan kesehatan dan keselamatan selama penerbangan bagi pengguna jasa transpostasi udara.

Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II BIM, Yos Suwagiyono mengatakan, kampanye ini digelar untuk meyakinkan masyarakat bahwa terbang itu aman dengan syarat mematuhi protokol kesehatan dengan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Kampanye dilakukan dalam rangka memperingati Hari Perhubungan dan menyosialisasikan kepada penumpang pesawat dan pengunjung bandara pentingnya mematuhi protokol kesehatan," jelasnya.

Lebih lanjut Yos Suwagiyono mengungkapkan, untuk lebih amannya penumpang selama penerbangan, di dalam pesawat pun sudah ada teknologi High Efficiency Particulate Air (HEPA) atau penyaringan partikel yang kuat sehingga dapat menciptakan udara bersih dalam kabin pesawat.

"Cara kerja HEPA, yaitu sebagian udara dalam kabin dihisap dan kemudian dibuang ke luar. Sementara itu, sisanya dipompa melalui filter udara HEPA dan diklaim 99 persen bakteri di dalam hilang," ungkapnya.

Selain itu kata dia, area bandara dipastikan dilakukan penyemprotan disinfektan secara rutin serta tersedia tempat mencuci tangan di sejumlah titik baik area kedatangan maupun keberangkatan.

Tampak dalam kampanye tersebut sejumlah petugas membagi-bagikan masker dan pelindung wajah juga membawa karton bertuliskan pesan-pesan kesehatan seperti jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker.

Kampanye tersebut juga diikuti Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI Padang, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) cabang Bandara Internasional Minangkabau, PT Angkasa Pura II dan aparat pengamanan di bandara.

Sementara itu, Kepala Otoritas Bandara Wilayah VI Padang, Agus Subagyo mengatakan, garansi keselamatan dan keamanan penerbangan terhadap penumpang terus ditingkatkan di tengah situasi pada saat sekarang ini. Hal tersebut sejalan dengan konsep Safety and Healthy Campaign yang digagas oleh Kementerian Perhubungan.

"Tidak hanya keamanan dan keselamatan, di Hari Perhubungan Nasional yang jatuh pada Kamis, 17 Kamis 2020 kemarin, kami juga menerapkan prinsip 3M," kata Agus.

Menurut Agus, prinsip 3M yang dimaksud adalah menggunakan masker, menggunakan hand sanitizer dan menjaga jarak antar penumpang dan setiap orang yang berada di bandara. Pihaknya bahkan tidak segan memberi hukuman kepada pengunjung bandara yang tidak bisa mematuhi aturan yang telah diterapkan.

"Unsur kesehatan menjadi panglima dari segala aspek penerbangan. Naik pesawat harus memenuhi protokol kesehatan dan sudah kami lakukan, sekarang tinggal peran serta masyarakat di dalamnya," kata dia.

(don)

Berita Terkait

Baca Juga