Tiga Bersaudara Alami Rapuh Tulang di Pariaman akan Peroleh Bantuan Setiap Bulan

Tiga Bersaudara Alami Rapuh Tulang di Pariaman akan Peroleh Bantuan Setiap Bulan Pemkot Pariaman mengunjungi tiga bersaudara yang mengalami rapuh tulang di Desa Cubadak Mentawai, Rabu (20/10/2020)

Covesia.com - Tiga bersaudara yang mengalami rapuh tulang di Desa Cubadak Mentawai, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), akan mendapatkan bantuan setiap bulan dari kepolisian dan pemerintah setempat.

Ketiga saudara yang mengalami rapuh tulang tersebut yaitu, Iqbal (19), Ridwan (17) dan Dila (15).

"Insyaallah kami akan selalu memberikan bantuan setiap bulannya untuk kelangsungan hidup mereka," sebut Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin saat melihat kondisi ketiga anak tersebut pada Rabu (21/10/2020).

Lanjut Mardison, ketiga anak tersebut mengalami rapuh tulang sehingga penyangga tubuhnya terdapat banyak yang patah, dan hal itu terjadi mulai dari usia delapan bulan.

"Meski ketiga anak tersebut memiliki fisik yang lemah, tapi pemikiran mereka hampir sama dengan anak-anak pada umumnya," katanya. 

Mardison mengatakan, bantuan yang disalurkan hari ini dan yang akan diberikan nanti setiap bulannya, merupakan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pariaman.

Hal senada juga dikatakan Kapolres Kota Pariaman, AKBP Deny Rendra Laksmana, saat mengunjungi ketiga saudara yang mengalami rapuh tulang tersebut, bahwa pihaknya akan membantu pemeriksaan kesehatan dan biaya hidup ketiga anak tersebut setiap bulannya.

"Kami mendapatkan informasi dari Bhabinkamtibmas, ada warga yang mengalami rapuh tulang dan hari ini kami langsung datang ke sini untuk melihat kondisinya," ucapnya. 

Dikatakan Deny, bantuan yang diberikan pihaknya tersebut untuk meringankan beban keluarganya apalagi ayah ketiga saudara tersebut tidak memiliki pekerjaan tetap.

Sementara itu, ayah dari ketiga anak tersebut Azwardi (62) menyebutkan, sebelumnya dirinya bersama keluarga merantau ke Sumatera Utara dan memiliki enam anak namun anak yang ke 4,5, dan 6 mengalami rapuh tulang.

Saat ini ketiga anaknya tersebut tidak bisa berjalan dan hanya bisa tidur terlentang di ruangan yang dibangun dengan dilengkapi tempat mandi dan buang air.

"Jadi sehari-hari mereka hanya beraktivitas di ruangan itu, hanya Iqbal yang sesekali keluar rumah dengan kursi roda yang dibantu oleh temannya," ujarnya.

Meskipun ketiga anak tersebut tidak bisa berjalan, lanjutnya namun mereka masih bisa membaca yang dipelajarinya dari guru mengaji saat belajar membaca Al-Quran.

(pri)

Berita Terkait

Baca Juga