Hingga November 2020, Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping Sudah Realisasikan 53,9 Miliar KUR 

Hingga November 2020 Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping Sudah Realisasikan 539 Miliar KUR  Karyawan Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping saat melayani nasabah, Jumat (20/11/2020).

Covesia.com - Bank Nagari Cabang Lubuksikaping, bersama Cabang Pembantu Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat sudah merealisasikan dana pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekitar 53,9 Miliar.

Pimpinan Cabang Bank Nagari Lubuk Sikaping, Austro Minra mengatakan jumlah tersebut dihitung dengan pencairan periode Januari-November 2020 ini.

"Total pencairan dana KUR selama tahun 2020 ini di Bank Nagari Cabang Lubuksikaping berjumlah Rp53,9 Miliar. Semua dana KUR itu direalisasikan kepada 466 Nasabah," terang Pimpinan Cabang Bank Nagari Lubuk Sikaping, Austro Minra, Jumat (20/11/2020).

Austro Minra mengatakan dengan realisasi itu sudah melewati target yang rencanakan sebelumnya.

"Alhamdulillah untuk target realisasi KUR sudah tercapai. Malahan melebihi kuota yang ditargetkan ke Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping," tambah Austro Minra.

Austro Minra menyampaikan bahwa pada umumnya nasabah KUR yang banyak di Pasaman merupakan pelaku UMKM, baik sektor pertanian, industri, perdagangan dan Jasa.

"Kehadiran program KUR ini sendiri merupakan salah satu upaya Bank Nagari membantu pelaku usaha masyarakat yang ada dalam mengembangkan usahanya dengan suku bunga yang kecil," katanya.

Saat ini kata dia ada tiga macam KUR yang direalisasikan oleh Bank Nagari yaitu KUR kecil dengan pinjaman Rp50 juta sampai Rp500 juta, KUR mikro dengan pinjaman mulai Rp10 juta sampai Rp50 juta dan KUR super mikro pinjaman maksimal Rp10 juta.

"Kita juga memberikan kemudahan-kemudahan dalam pengurusannya, diantaranya, persyaratan yang mudah, bunga ringan, dan proses yang cepat. Kami juga memberikan relaksasi pembayaran angsuran sesuai kemampuan nasabah di tengah pandemi Covid-19 ini," katanya.

Pihaknya lewat program KUR ini  bertujuan untuk membantu Nasabah dalam pengembangan usaha khususnya UMKM dan Memberikan kontribusi dalam pemulihan ekonomi dampak covid-19 khususnya bagi nasabah yang usahanya terdampak covid.

"Semoga dengan adanya kemudahan-kemudahan ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Kemudian masyarakat semakin meningkat kesejahteraannya," tutupnya.

(hri)


Berita Terkait

Baca Juga