Advertorial Sumatera Barat

Dirut: Layanan Digital Bantu Nasabah Mengakses Layanan Bank Nagari

Dirut Layanan Digital Bantu Nasabah Mengakses Layanan Bank Nagari Ilustrasi - layanan digital Bank Nagari

Covesia.com - Layanan digital sangat penting untuk membantu nasabah mengakses layanan Bank Nagari. Buktinya, terjadi kenaikan 40 persen lebih dibanding tahun sebelumnya nasabah mengakses layanan digital Bank Nagari. 

"Tentu akses-akses yang dikehendaki masyarakat, bisa kita layani. Transaksi-transaksi yang terjadi tetap dilayani sebagaimana mestinya," ungkap Direktur Utama Bank Nagari, M Irsyad, Selasa (1/12/2020). 

Dari sisi perkreditan, sebut Irsyad, sebagai bank daerah kewajiban Bank Nagari memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi kepada masyarakat.

"Diakui Bank Nagari tergerus sebagai dampak pandemi. Tapi kami memiliki ketahanan yang cukup dengan memberikan bantalan pada kredit jika terjadi masalah tanpa mengurangi estimasi laba untuk tahun 2020 ini," tutur Irsyad.

Irsyad menyebutkan estimasi laba Bank Nagari sampai Desember 2020 diperkirakan Rp 300 miliar. Meski estimasi di angka Rp 275 miliar. Berkat kerja sama pimpinan cabang maupun karyawan, estimasi laba bank kita lebihkan.

" Kami optimistis. Malahan, kami sudah menambahkan cadangan kerugian bank sesuai regulasi lebih kurang Rp 100 miliar. Jadi, ditotalkan tanpa dicadangkan Rp 400 miliar. Lebih sedikit dari pada yang diestimasikan jika tidak ada Covid-19. InsyaAllah kita memberikan yang terbaik untuk pemegang saham," ucapnya.

Bank Nagari sendiri, sebut Irsyad, memberlakukan restrukturisasi kredit bagi nasabah terdampak. Dan program ini sudah berjalan dengan baik. 

Tak hanya itu, Bank Nagari juga bekerja sama dengan Pemprov Sumbar dan segera diikuti Pemkab/Pemko pada 2021 yakni program kredit super mikro bersubdisi atau simamak dengan plafon maksimal Rp 3 juta. Untuk pedagang kecil dan akan membantu mereka serta pelaku usaha terdampak. 

"Pada tahun 2021, akan kami kover mereka melalui penegasan pemerintah daerah. Mereka cukup membayar 2 persen dan sisanya lewat APBD. Ini salah satu kegiatan recovery ekonomi lewat perbankan terkhusus bank daerah. Mudah-mudahan 2021 lebih baik," harapnya.

Irsyad menegaskan Bank Nagari memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM. Baik mudah akses, mudah lewat layanan digital, Bank Nagari ada di kabupaten kota. Kemudian persyaratan tidak sulit.

 "Tak hanya sekadar penyaluran, kami juga melakukan supervisi dengan memberikam edukasi penggunaan kredit dan berkegiatan dalam masa pandemi. Itu peran kita bagaimana memberikan pertumbuhan ekonomi bagi Sumbar," tukasnya. (adv/ila)

Berita Terkait

Baca Juga