ICC Sambut Masuknya Palestina Sebagai Negara Pihak ke-123

ICC Sambut Masuknya Palestina Sebagai Negara Pihak ke123 Menteri Urusan Luar Negeri Palestina Riad Al-Malki dengan satu edisi khusus Statuta Roma. (Foto: NYTimes)

Covesia.com - International Criminal Court (ICC) pada Rabu (1/4/2015) menyambut masuknya Palestina sebagai Negara Pihak ke-123 dalam sebuah upacara di pusat Mahkamah itu di Den Haag, Belanda.

Palestina menjadi Negara Pihak ke-123 dalam Statuta Roma, kesepakatan yang menjadi landasan berdirinya ICC.

Pada 1 Januari tahun ini, ICC menerima dokumen dari Pemerintah Palestina, yang menyatakan diterimanya Palestina ke dalam jurisdiksi ICC sejak 13 Juni 2013.

Sehari kemudian Palestina menyerahkan dokumen yang berkaitan dengan masuknya Palestina ke Statuta Roma.

Setelah mengkaji dokumen itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon menyatakan Statuta Roma akan menerima masuknya Negara Palestina pada 1 April 2015.

Selama upacara pada Rabu, Wakil II Presiden ICC Hakim Kuniko Ozaki menyerahkan kepada Menteri Urusan Luar Negeri Palestina Riad Al-Malki, satu edisi khusus Statuta Roma sebagai lambang komitmen bersama mereka pada ketentuan hukum.

"Saat Statuta Roma berlaku hari ini bagi Negara Palestina, Palestina memperolah semua hak serta tanggung jawab yang mengiringi Negara Pihak ke Statuta itu. Ini adalah komitmen mendasar, yang tak bisa dianggap ringan," kata Ozaki.

Al-Malki mengatakan, "karena Palestina secara resmi menjadi Negara Pihak pada Statuta Roma hari ini, dunia juga satu langkah lebih dekat untuk mengakhiri era panjang kekebalan dan ketidakadilan. Tentu, hari ini membawa kami lebih dekat ke tujuan bersama kami, keadilan dan perdamaian."

Mulai kini dan seterusnya, ICC dapat menyelidiki dan menghukum tersangka penjahat perang, penjahat kemanusiaan dan pemusnah suku bangsa di wilayah Palestina. (ant/uji)

Berita Terkait

Baca Juga