Kenaikan Harga Surat Kabar Sumbang Inflasi Kota Manado

Kenaikan Harga Surat Kabar Sumbang Inflasi Kota Manado Ilustrasi Surat Kabar (Foto: Imgkid)

Covesia.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, Faizal Anwar, mengatakan kenaikan harga surat kabar menyumbang inflasi sebesar 0,01 persen dan masuk dalam 10 besar komoditas penyumbang.

"Ternyata yang mengalami kenaikan yakni surat kabar harian nasional, namun secara bobot mempengaruhi ke inflasi" kata Faizal Anwar, di Manado, Kamis (2/4/2015).

Peningkatan harga surat kabar harian nasional tersebut, katanya, karena biaya transportasi dan pengiriman yang juga meningkat.

Selain surat kabar harian, yang menyumbang inflasi yakni beras sebesar 0,59 persen, bahan bakar rumah tangga 0,13 persen, angkutan udara 0,10 persen, bensin 0,08 persen, cabai rawit 0,08 persen, cakalang 0,04 persen, bawang merah 0,03 persen, kontrak rumah 0,02 persen dan upah pembantu rumah tangga 0,01 persen.

Pada Maret 2015, Kota Manado inflasi sebesar 0,50 persen, dengan kenaikan indeks harga konsumen dari 117,54 pada bulan Februari 2015 menjadi 118,13 di Maret 2015.

Inflasi tahun kalender Kota Manado sebesar -0,40 persen atau deflasi, sedangkan secara year on year sebesar 7,99 persen.

Dari 82 kota IHK di Indonesia, 54 kota diantaranya mengalami inflasi dan 28 kota mengalami deflasi. (ant/uji)

Berita Terkait

Baca Juga