Pemerintah Diminta Segera Beri Kepastian Soal Freeport

Pemerintah Diminta Segera Beri Kepastian Soal Freeport Freeeport

Covesia.com - Gubernur Papua Lukas Enembe berharap pemerintah segera memberi kepastian atas bisnis PT Freeport Indonesia (Freeport) di Papua demi kepentingan nasional.

"Kami tidak bicara kontrak Freeport harus segera dinyatakan diperpanjang. Waktunya sudah diatur dalam UU. Untuk mencapai itu butuh tahapan dan prosedur panjang. Karena itu perlu kepastian untuk melakukan tahapan itu," katanya yang dilansir dari Antara, Sabtu (26/12/2015).

Lukas yang didampingi Direktur Utama Freeport Maroef Sjamsoeddin yang datang menghadiri "open house" perayaan Natal di kediamannya itu mengatakan, Jakarta harus bicara yang sama tentang keberadaan Freeport yang telah dibangun dengan investasi yang besar itu.

Menurut dia, keberadaan Freeport tidak hanya berdampak terhadap pembangunan ekonomi di Papua juga nasional, serta terhadap politik dan Negara Kesatuan RI.

Ia mengatakan kalaupun akhirnya pemerintah memperpanjang kontrak Freeport di Papua, maka pemda mengharapkan mendapat 10 persen dari 30 persen saham yang direncanakan akan didivestasikan.

"Kami masih mengkaji masalah itu, terutama tentang pendanaannya," katanya.

Namun ia menegaskan saham yang diharapkan itu tidak akan jatuh pada siapa pun. "Yang jelas kami tidak memberikannya kepada swasta. Kami masih mencari cara yang terbaik," katanya.

Ia juga mengharapkan memperoleh bagian pajak badan PT Freeport sebesar 10 persen. Selama ini Freeport tetap membayar 35 persen, padahal ketentuan mengharuskan hanya 25 persen.

Dikatakannya bahwa ia akan menyampaikan masalah yang berkaitan dengan Freeport itu dan posisi Pemprov Papua kepada Presiden Joko Widodo yang akan berkunjung ke Papua.

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga