Kemenkumham Janji Hukum Oknum Sipir yang Diduga Aniaya Wartawan di Pessel

Kemenkumham Janji Hukum Oknum Sipir yang Diduga Aniaya Wartawan di Pessel Ansaruddin, Kepala Kanwil Kemenkum Ham Sumbar, Saat Memberikan keterangan Kepada Puluhan Awak Media di Kantornya, Rabu (20/4/2016)

Covesia.com - Dua wartawan Robby Oktora Romanza (Padang TV) dan Okis Mardiansyah (Koran Padang) diperlakukan tidak terpuji oleh oknum sipir saat meliput di Lapas Klas II B Painan, Selasa 19 April 2016.

Kedua wartawan ini diusir secara paksa, bahkan Robby mengalami luka gores pada tangan kana ketika menyelamatkan kameranya dari upaya perampasan yang dilakukan petugas lapas itu.

Menanggapi hal itu, Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumbar berjanji akan melakukan pemeriksaan terhadap oknum sipir tersebut/

"Kami akan beri sanksi minimal penurunan pangkat terhadap oknum (sipir) tersebut, karena telah melanggar standar operasional prosedur dengan membawa napi bekerja untuk kepentingan pribadi dan napinya kabur," ujar Ansaruddin, Kepala Kanwil Kemenkumham Sumbar, Rabu (20/4/2016).

Selain oknum sipir itu, pihaknya juga akan memeriksa Kalapas kelas II B Painan selaku penanggung jawa di lapas.

Ia juga mempersilahkan wartawan untuk bersama-sama mengawal kasus ini dan bisa memonitor langsung tindakan yang diambil.

Hari ini puluhan wartawan yang tergabung dalam Koalisi Wartawan Anti Kekerasan (KWAK) Sumbar menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Kemenkumham Sumbar. KWAK mendesak Kakanwil Kemenkumham oknum sipir yang diduga melakukan kekerasan terhadap wartawan.

(don/lif)

Berita Terkait

Baca Juga