Cuaca Buruk, Jarak Pandang BIM Selasa Malam Hanya 750 Meter

Cuaca Buruk Jarak Pandang BIM Selasa Malam Hanya 750 Meter Ilustrasi. (Foto/primaradio.)

Covesia.com - Akibat hujan lebat serta kondisi kecepatan angin yang mencapai 30 knot, Selasa (23/8) malam , membuat sejumlah maskapai penerbangan yang hendak mendarat di Bandar Udara Internasional Minangkabau mengalami kendala.

Dikatakan Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Padang, Budi Imam Samiaji peringatan dini cuaca Sumatera Barat malam tadi sekitar pukul 21.15 WIB, berpotensi terjadi hujan sedang-lebat disertai angin kencang di wilayah Agam,Padang Panjang, Padang Pariaman, Padang dan sekitarnya.

"Kondisi itu Hingga pukul 23.30 WIB dan meluas ke wilayah Tanahdatar,Pesisir Selatan dan sekitarnya," katanya, Rabu (24/8)

Dengan kondisi curah hujan yang lebat saat ini dapat menimbulkan genangan air, longsoran kecil dan potensi banjir di daerah rawan banjir. Khususnya wilayah Padang, Padang Pariaman, Kota Pariaman,Tiku, sebagian Pasaman, Padang Panjang, Sitinjau dan sekitarnya.

"Bahkan Analisa dampak hanya dilihat dari intensitas hujan (secara cuaca ), tidak memperhitungkan faktor lain seperti kondisi tanah, drainase dan lain-lain," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, kondisi di BIM curah hujan sangat tinggi dan kecepatan angin cukup kuat. "Dari laporan teman-teman di kantor kecepatan angin mencapai 30 knot sekitar bandara dan jarak pandan mencapai 750 meter, ini membuat pesawat dikabarkan hanya berputar-putar di langit," tutupnya.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun covesia pagi ini, Dua penerbangan Garuda Indonesia dan Lion Air dikabarkan tak bisa mendarat, dan dialihkan ke Pekanbaru akibat cuaca buruk.

(aan)

Berita Terkait

Baca Juga