Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang Garut Ditutup

Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang Garut Ditutup Ilustrasi: Petugas TNI mencari korban bencana banjir bandang pasca meluapnya aliran sungai Cimanuk di Lapangparis, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jabar, Sabtu (24/9/2016). (Antara Foto/Wahyu Putro A/pd/16)

Covesia.com - Operasi pencarian terhadap korban hilang banjir bandang Kabupaten Garut yang terjadi pada Selasa, 20 September 2016, senin (3/10/2016) secara resmi ditutup.

Penghentian proses pencarian tersebut dikarenakan tidak ada tanda-tanda yang mengarah pada penemuan korban. Di samping itu, keluarga para korban sudah mengikhlaskan.

"Walau ditutup, akan tetap ada proses pemantauan. Sampai penutupan operasi SAR gabungan, lanjut Joshua, sebanyak 19 orang hingga saat dinyatakan hilang" sebut, Jubir Basarnas Jawa Barat Joshua Banjarnahor, Selasa (4/10/2016).

Data sementara orang meninggal dunia di Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir berjumlah 34 korban, terdiri atas sembilan orang laki-laki, dan 25 orang perempuan. Sementara yang masih belum ditemukan sebanyak 19 orang.

(aan)

Berita Terkait

Baca Juga