22 Juta Warga Yaman Butuh Bantuan Kemanusiaan

22 Juta Warga Yaman Butuh Bantuan Kemanusiaan Ilustrasi (mirror)

Covesia.com -  Lebih dari tiga perempat warga Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan karena perang antara pemberontak dan pemerintah yang didukung Arab Saudi mendekati tahun keempat.

Menurut laporan kantor urusan kemanusiaan PBB (OCHA) pada Selasa (16/01) wakktu setempat,

Sekitar 8,4 juta orang menghadapi risiko kelaparan, naik dari 6,8 juta pada 2017.

Sebanyak 22,2 juta orang, atau 76 persen dari populasi Yaman yang berjumlah 29 juta jiwa, bergantung pada beberapa bentuk bantuan, meningkat 1,5 juta orang selama enam bulan terakhir.

Upaya PBB untuk mengatasi krisis kemanusiaan terburuk di dunia itu telah terhambat oleh blokade di pelabuhan yang dikuasai pemberontak oleh koalisi Arab Saudi yang melakukan intervensi dalam mendukung pemerintah Yaman pada Maret 2015.

Setelah sebuah serangan rudal pemberontak di bandara Riyadh pada November, koalisi tersebut menghentikan pengiriman bantuan PBB, tetapi mereka telah memulai kembali pengiriman bantuan itu.

Pada Senin, sebuah kapal yang membawa empat kendaraan crane yang dibeli dari Amerika Serikat yang ditahan oleh koalisi tersebut selama berbulan-bulan telah berlabuh di pelabuhan utama Hodeida yang dikuasai oleh pemberontak.

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga