Dituding Propaganda Teroris, Lima Jurnalis Turki dipenjara

Dituding Propaganda Teroris Lima Jurnalis Turki dipenjara pixabay

Covesia.com - Pengadilan di Istanbul, Selasa (16/1) waktu setempat, menjatuhkan hukuman  penjara kepada lima jurnalis setelah dituding turut serta dalam “propaganda teroris” di sebuah sidang.

Menurut laporan media Turki, empat dari terdakwa tersebut menerima hukuman 18 bulan karena berpartisipasi dalam kampanye solidaritas untuk harian pro-Kurdi Ozgur Gundem, menurut kantor berita swasta Dogan.

Pemimpin editor surat kabar itu, Huseyin Akyol, dihukum 3,9 tahun penjara, ungkap Dogan, seraya menambahkan bahwa pengadilan mencatat “kurangnya penyesalan” selama persidangannya.

Lima pekerja media, yang tidak hadir di persidangan pada Selasa, dituding berpartisipasi dalam “propaganda teroris” atas nama Partai Pekerja Kurdi yang terlarang (Partiya Karkeren Kurdistan/PKK).

Menurut situs kebebasan media P24, ada 151 jurnalis di penjara Turki, yang sebagian besar di antaranya ditahan dalam keadaan darurat yang diberlakukan setelah kudeta gagal pada 2016.

Kelima jurnalis yang dijatuhi hukuman pada Selasa masih bebas sembari menunggu konfirmasi putusan banding, ungkap badan pengawas media Reporters Without Borders.

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga