Senin Sore, Rupiah Anjlok Jadi Rp12.578

Senin Sore Rupiah Anjlok Jadi Rp12578 Ilustrasi uang Rupiah. (Muhammad Fitrah/covesia.com)

Covesia.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (5/1/2015) sore, bergerak melemah sebesar 58 poin menjadi Rp12.578 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.520 per dolar AS.

"Kinerja dolar AS kembali menggerus kinerja nilai tukar rupiah pada awal pekan ini. Tajamnya pelemahan mata uang euro menjadi salah satu pendorong dolar AS terapresiasi terhadap mata uang utama dunia, termasuk rupiah," kata Analis Monex Investindo Futures Zulfirman Basir di Jakarta, Senin.

Menurut Zulfirman, terapresiasinya dolar AS itu menyusul outlook kebijakan otoritas moneter Amerika Serikat yang kontras dengan negara maju lainnya. Bank Sentral Eropa dan Jepang akan melonggarkan kebijakan moneternya untuk membantu pemulihan ekonminya. Sementara Bank Sentral AS masih diproyeksikan akan menaikan suku bunga acuan pada awal pertengahan tahun 2015.

Di sisi lain, lanjut dia, investor di dalam negeri juga khawatir dengan outlook perekonomian Indonesia setelah data yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir pekan lalu Jumat (2/1/2015) masih di bawah perkiraan kalangan analis.

BPS mencatat neraca perdagangan November 2014 mengalami defisit sebesar 420 juta dolar AS. Sementara inflasi Desember 2014 mencapai 2,46 persen, lebih tinggi dari perkiraan Bank Indonesia (BI) yang sebesar 2,1-2,2 persen.

"Indonesia kembali mencatatkan defisit neraca perdagangan seiring ekspor tahunan yang menurun dan inflasi di atas prediksi.Mata uang rupiah mungkin akan bergerak di kisaran Rp12.520-Rp12.680 per dolar AS pada perdagangan selanjutnya," katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin ini tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.589 dibandingkan hari sebelumnya, Jumat (2/12/2014) di posisi Rp12.474 per dolar AS. (bim/ant)

Berita Terkait

Baca Juga