Mahkamah Konstitusi Akan Menangani 197 Perkara PUU

Mahkamah Konstitusi Akan Menangani 197 Perkara PUU Gedung Mahkamah Konstitusi (MK). (sumber foto: ir.binus.ac.id)

Covesia.com - Pada tahun 2015 Mahkamah Konstitusi (MK) diperkirakan akan menangani sebanyak 197 perkara Pengujian Undang- Undang (PUU).

Ketua Mahkamah Kontitusi, Hamdan Zoelva menyebutkan, angka perkiraan tersebut diperoleh dari kecenderungan penanganan perkara PUU dan rata-rata kenaikan penanganan PUU pada tahun-tahun sebelumnya.

"Sehingga diasumsikan pada tahun 2015, MK akan menangani 197 perkara yang terdiri dari 76 perkara tahun 2014 dan 121 perkara baru yang diregistrasi pada tahun 2015," ujar Hamdan Zoelva saat melakukan konferensi pers di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta, Senin (5/1/2015).

Hamdan menegaskan, penanganan PUU pada tahun 2015 diperkirakan mengalami peningkatan. Hal ini berdasarkan tren registrasi perkara MK dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

"Pada tahun 2003-2010 perkara PUU masih dikisaran angka 24-86 perkara per tahun. Tren kenaikan registrasi perkara terjadi pada tahun 2012 sebanyak 118 perkara. Pada periode 2013 sebanyak 109 perkara dan 2014 sebanyak 140 perkara," kata Hamdan Zoelva.

Dengan metode perhitungan yang sama, tambah Hamdan, pada tahun 2015 MK diperkirakan akan menangani sebanyak tiga perkara Sengketa Kewenangan Lembaga Negara (SKLN). Jumlah ini berdasarkan kecenderungan pada tahun-tahun sebelumnya yakni permohonan SKLN diajukan tiap tahunya rata-rata sebanyak tiga perkara. (jon/bim)

Berita Terkait

Baca Juga