PBB: Sepertinya Semua Orang Dapat Ditembak Mati oleh Israel di Gaza

PBB Sepertinya Semua Orang Dapat Ditembak Mati oleh Israel di Gaza Foto: Anadolu Agency

Covesia.com - Kantor HAM PBB pada Selasa (15/5/2018) mengatakan bahwa setiap warga Palestina yang melakukan protes di Gaza, terlepas dari apakah mereka menimbulkan potensi ancaman, "dapat" dibunuh oleh pasukan Israel.

"Faktanya mendekati pagar bukan tindakan berbahaya, mengancam nyawa, sehingga tidak dapat dibenarkan untuk ditembak," kata juru bicara kantor HAM PBB Rupert Colville kepada para wartawan di Jenewa.

"Tampaknya siapa saja bisa ditembak mati," tambahnya, sambil menekankan bahwa hukum internasional yang berlaku untuk Israel memperjelas bahwa "pemakaian kekuatan mematikan hanya dapat digunakan sebagai tindakan terakhir, bukan yang pertama."

"Tidak dapat diterima untuk mengatakan bahwa 'ini adalah Hamas oleh karena itu dapat dilakukan," tambah Colville, dalam sebuah kecaman tentang pembenaran Israel atas jumlah korban yang tinggi di antara warga Palestina dalam bentrokan di sepanjang perbatasan bergolak itu.

Israel menuduh Hamas, kelompok yang mengontrol Gaza, berada di balik unjuk rasa tersebut dan mengatakan tindakan mereka hanya mempertahankan wilayahnya.

Kepala HAM PBB Zeid Ra'ad Al Hussein mengatakan pada Selasa bahwa "mereka yang melakukan pelanggaran HAM harus dimintai pertanggungjawaban."

Sebagian besar dari 59 warga Gaza tewas itu ditembak oleh penembak jitu Israel, ujar Kementerian Kesehatan Gaza.

Sedikitnya 2.400 lainnya terluka pada hari paling berdarah dalam konflik Israel-Palestina tersebut sejak perang Gaza 2014.

(AFP/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga