Mahfud MD: Cegah Perilaku Korup, Parpol Harus Disehatkan

Mahfud MD Cegah Perilaku Korup Parpol Harus Disehatkan Mahfud MD (FotoL Fadil/Covesia)

Covesia.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai bahwa semua orang yang menduduki  jabatan politik berpotensi melakukan  korupsi, baik Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung, DPR, Menteri dan jabatan lainnya.

"Kebanyakan orang menilai korupsi dilakukan oleh aktivis Parpol, namun sebetulnya semua yang menduduki jabatan politik berpotensi melakukan korupsi. Dengan kedudukan, mereka bisa menggunakan untuk melakukan korupsi berupa menerima suap atau memanipualsi APBN/APBD," ujar Mahfud usai menghadiri diskusi publik di UNP, Kota Padang, Selasa, (25/09/2018).

Menurut Mahfud, untuk mencegah perilaku korup tersebut, ia mengusulkan agar partai politik (Parpol) harus disehatkan kalau tidak kedepannya orang-orang yang menduduki jabatan politik tetap saja akan berprilaku korup.

Parpol merupakan instrumen konstitusi, dan konstitusi sedikitnya ada dua pasal yang menjamin Parpol harus ada di negara demokrasi. Makanya Parpol harus dipikirkan bagaimana orang yang aktif di Parpol tidak perlu mencari uang untuk suap serta tidak menerima suap.

"Kita bisa melihat negara Jerman menyediakan anggaran dana yang cukup bagi Parpol. Selain itu, negara juga membolehkan Parpol untuk melakukan usaha-usaha halal, terbuka, bisa diaudit dan tidak mempengaruhi proses fairplay dalam pelaksanaan usaha nasional," ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga menyebutkan proses Pemilu masih diwarnai perilaku korup, seperti ada oknum yang menyuap pemilih menyuap KPU untuk memenangkannya.

" Kalau itu terjadi dan dia terpilih kembali, oknum tersebut pasti melakukan korupsi. Sebab sejak awal ia sudah melakukan suap, ini pentingnya pembinaan Parpol  dan  menata sistem kepartaian di Indonesia," ujar Guru Besar Tata Negara tersebut.

(dil)

Berita Terkait

Baca Juga