Taslim: Rawan Gempa, Tak Bisa Jadi Alasan Pemindahan Ibukota Sumbar

Taslim Rawan Gempa Tak Bisa Jadi Alasan Pemindahan Ibukota Sumbar Taslim Chaniago

Covesia.com - Politisi PAN Taslim Chaniago menilai wacana pemindahan ibukota Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tidak mungkin direalisasikan dengan alasan rawan gempa dan tsunami.

"Kalau alasannya karena rawan gempa dan tsunami itu saya rasa tidak bisa dijadikan alasan. Toh semua daerah juga rawan bencana kok," ujar Taslim menjawab covesia.com, Senin (15/10/2018).

Menurut Mantan Anggota Komisi III DPR RI ini, dilihat dari posisi dan letaknya, Padang sebagai ibukota Sumbar sudah tepat, karena tidak terlalu jauh dari daerah lain di Sumbar.

"Kalau misalkan dipindahkan ke Dharmasraya, tentu orang dari Pasaman atau Limapuluh Kota terlalu jauh untuk berkunjung ke ibukota provinsi nantinya," jelas Taslim.

Taslim meminta kepada semua pihak, hal yang harus dilakukan adalah mitigasi bencana dan kedepannya pembangunan di Padang lebih difokuskan ke zona hijau.

"Mungkin itu yang harus dilakukan, karena tidak mungkin kita lari dari bencana," ungkapnya.

Tasli juga mengimbau kepada seluruh warga agar meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, karena tidak seorang pun yang bisa memastikan kapan bencana itu datang.

"Kita masih ingat tahun 2007, itu yang dilanda gempa daerah Solok. Artinya kita tidak bisa memastikan bencana itu kapan datangnya dan di mana tempatnya," tukasnya.

Sebelumnya diketahui Sebelumnya, Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IAKI) Andi Renald mengungkapkan, sejumlah kota di Indonesia tidak layak dibangun menjadi kota besar karena berada di lokasi rawan bencana. Dia mencontohkan Padang dan Bengkulu juga rawan digoyang gempa karena  terletak di patahan Sumatera.

Hal ini memunculkan wacana pemidahan ibukota Sumatera Barat. Hal ini pun disetujui oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meski tak menampik bahwa wacana ini membutuhkan biasa yang besar.

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga