Terjatuh di Gunung Marapi, Pendaki Asal Pekanbaru Terguling 15 Meter

Terjatuh di Gunung Marapi Pendaki Asal Pekanbaru Terguling 15 Meter Persiapan Tim SAR Pos Limapuluh Kota menuju Gunung Marapi, Minggu (10/2/2019)(Foto: Basarnas)

Covesia - Seorang pendaki asal Kota Pekanbaru, Ari (27), harus dievakuasi oleh Tim SAR setelah terjatuh di puncak gunung Marapi, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Minggu (10/02/2019). Diduga korban mengalami patah tulang setelah tergelincir dan menghempas ke batuan cadas.

Informasi yang dihimpun covesia.com, korban bersama lima orang temannya melakukan pendakian pada Jumat (08/02/2019) malam. 

Minggu pagi, korban bersama lima rekannya sudah sampai ke puncak gunung. Setelah puas bermain di puncak, rombongan ini pun turun. Namun, sesampai di tugu Abel, kabut naik dan membuat jarak pandang menjadi terbatas. 

Korban pun memilih untuk berhenti dan bermain-main di sekitar tugu Abel. Namun naas, korban yang juga sudah kelelahan tidak terlalu memperhatikan areal lokasi. Akibatnya, korban tergelincir dan terguling sejauh 15 meter. 

Melihat Ari terjatuh dan berguling, rekan-rekannya mencoba untuk membantu untuk berdiri. Namun ternyata Ari meraung kesakitan karena pinggang dan kakinya terasa sangat sakit dan tidak bisa digerakkan.

Melihat hal ini, spontan rekannya menghubungi pengawas Gunung Marapi untuk mengevakuasi korban. Diduga, korban mengalami patah tulang karena terhempas bebatuan cadas saat tergelincir.

Kepala Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra menuturkan pihaknya mendapatkan laporan sekitar pukul 11.40 WIB. Dari pengawas Gunung Marapi dan langsung menuju lokasi.

"Benar ada seorang pendaki yang harus dievakuasi di puncak Gunung Marapi. Sekarang tim sedang menuju lokasi," kata Robi kepada covesia.com sekitar pukul 17.00 WIB.

Untuk menjaga kondisi korban tetap stabil, petugas meminta seluruh rekannya untuk tetap dipuncak untuk menemani korban. 

"Tadi kami start ke atas sekitar pukul 14.30 WIB dan diminta seluruh rekan korban untuk bertahan di puncak untuk menemani korban sampai tim sampai di puncak," ungkapnya.

Dalam proses evakuasi ini, tim yang diturunkan sekitar 20 orang dari SAR Limapuluh Kota Dan Bukittinggi Rescue Team (BRT). Sampai berita ini diturunkan, tim evakuasi masih dalam perjalanan menuju puncak Gunung Marapi.

Kontributor Limapuluh Kota : Hajrafiv Satya Nugraha

Berita Terkait

Baca Juga