Korban Tewas Penembakan di Masjid Selandia Baru Mencapai 49 Orang, 4 Pelaku Ditahan

Korban Tewas Penembakan di Masjid Selandia Baru Mencapai 49 Orang 4 Pelaku Ditahan Korban penembakan di masjid di Selandia Baru. Sumber: dailymail.co.uk/ 1 news

Covesia.com - Seorang teroris warga negara Australia, Brenton Tarrant yang menyiarkan aksi penembakannya di facebook merupakan satu dari empat orang yang ditangkap atas serangan dua masjid yang menewaskan 49 orang dan 48 lainnya luka-luka. Peristiwa ini dianggap sebagai 'hari tergelap' Selandia Baru.

Dikutip Covesia.com dari dailymail.co.uk, dari 49 korban jiwa, 41 tewas di Masjid Al Noor dan Tujuh di masjid Linwood Avenue. Tiga berada di luar masjid tersebut. Sementara satu orang tewas di dekat kawasan rumah sakit.

Sementara, 48 orang lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Christchurch dengan luka tembak, 20 diantaraya dalam kondisi kritis. 

Si pelaku penembakan, Brenton Tarrant dari Grafton, New South Wales, Australia, menyerbu Masjid Al Noor di Christchurch di Pulau Selatan negara itu sekitar pukul 13:30 waktu setempat. 

Pria bersenjata itu melepaskan tembakan kepada sekitar 100 jamaah yang sedang melaksanakan ibadah salat Jumat. 

Penyebaran video berdurasi sekitar 17 menit yang menunjukkan kesadisan tindakan Brenton Tarrant juga telah dihapus pihak berwenang setempat. 

Dia mengenakan seragam tentara menembak tanpa ampun pada orang-orang yang berusaha melarikan diri, dan dengan tenang mengisi ulang ketika kehabisan peluru.

Pada waktu yang hampir bersamaan, terjadi penembakan kedua di Masjid di Linwood, di mana tujuh lainnya terbunuh.

Satu WNI bernama Zulfirman Syah menjadi korban tembak di kawasan masjid ini.

Setelah serangan berdarah itu, tiga pria dan satu wanita ditangkap. Sementara satu pria berusia 20an tahun dituntut atas dugaan pembunuhan. Dia diperkirakan akan menghadapi pengadilan pada hari Sabtu.

Tiga dari penangkapan itu diyakini terkait langsung dengan serangan. Sedangkan keterlibatan keempat masih diselidiki.

(rdk)

Berita Terkait

Baca Juga