Zulikifli Hasan Diperiksa KPK 9 Jam

Zulikifli Hasan Diperiksa KPK 9 Jam

Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia mengaku diperiksa terkait kasus dugaan suap pengurusan izin alih fungsi lahan hutan di Kabupaten Bogor dengan tersangka Kwee Cahyadi Kumala, Presiden Direktur (Predir) PT Sentul City.

"‎Saya ditanya penyidik dalam kasus Bogor dari awal. Pertanyaannya sangat teknis mulai dari tugas-tugas Kementerian Kehutanan dan seterusnya. Semuanya saya jelaskan detail teknis pengajuan izin alih fungsi lahan hutan yang tak pernah dilakukan pihak Sentul City," ungkap Zulkifli usai menjalani pemeriksaan, Selasa (11/11/2014) malam.

Zulkifli terlihat keluar dari gedung KPK sekitar pukul 19.00 WIB. Artinya, hampir sembilan jam Zulkifli diperiksa penyidik KPK. Zulkifli menyatakan, proses pengajuan izin alih fungsi lahan sangat panjang dan tidak mudah. Namun pihak Sentul City belum melakukannya sehingga Kementerian Kehutanan tak pernah mengeluarkan izin alih fungsi lahan tersebut. "Proses tukar menukar lahan itu sangat teknis dan detail serta panjang sekali skema prosesnya," kata Zulkifli sambil memperlihatkan skema proses izin peralihan lahan hutan.

Skema yang diperlihatkan mantan Menteri Kehutanan itu terlihat 12 tahapan yang harus dijalani oleh pihak swasta yang mengajukan alih fungsi hutan. "Sentul City baru berada di tahap pertama yaitu rekomendasi bupati. Sehingga Kemenhut tak pernah memberikan izin," sebutnya. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengaku lega setelah menjelaskan panjang lebar skema dan alur proses perizinan alih fungsi lahan itu kepada penyidik KPK. "Saya sempat harus mengingat-ingat kembali satu persatu. Alhamdulillah, semuanya sudah terang. Semua silahkan ditanya kepada penyidik," ucapnya. (hat/cal)

Berita Terkait

Baca Juga