Jelang Ramadan, Harga Bawang Putih Meroket Rp 50 Ribu/ Kg di Pasar Pariaman

Jelang Ramadan Harga Bawang Putih Meroket Rp 50 Ribu Kg di Pasar Pariaman Ist

Covesia.com - Dua pekan jelang Ramadan 1440 H, harga bawang putih di pasar tradisional Pariaman mengalami kenaikan. Biasanya hanya dijual dengan harga Rp 18 ribu per kilogramnya, namun saat ini mencapai harga Rp 50 ribu per kilogramnya.

"Bawang putih setelah pemilu ini harganya meroket. Saat ini Rp 50 ribu. Biasanya cuma Rp18 ribu saja. Mahal sekarang," ujar salah seorang Pedagang di Pasar Pariaman, Erimarlini, Selasa (23/4/2019).

Kata Erimarlini, membubungnya harga bawang putih di pasar tersebut karena pasokan bawang putih impor belum datang sejak dua minggu terakhir. Sehingga bawang putih yang beredar di pasaran saat ini merupakan bawang putih lokal dan cadangan di gudang.

"Naiknya harga bisa dibilang drastis. Biasanya harga kalau naik bertahap, namun sekarang tidak begitu. Itu karena cadangan di gudang menipis," ulasnya.

Diakuinya, selain harga bawang putih yang naik drastis, sejumlah harga bahan kebutuhan pokok lainnya masih terbilang normal dan stoknya pun hingga Ramadan bisa dibilang mencukupi.

Cabai merah saat ini masih stabil di angka Rp 24 ribu per kilogram. Harga itu telah bertahan selama satu minggu belakangan. Sementara bawang merah juga masih normal di harga Rp32 ribu per kilogramnya.

"Kalau untuk cabai rawit mengalami kenaikan sebesar Rp 7 ribu, yang biasanya Rp25 ribu per kilogram, saat ini naik menjadi Rp32 ribu per kilogramnya," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang warga Elfawati berharap harga bawang putih dan sejumlah sembako yang mengalami kenaikan yang cukup drastis bisa kembali normal sebelum masuk bulan suci Ramadan.

"Iya semoga turun harga sembako ini sebelum masuknya bulan puasa,"  harapnya.

Kontributor Pariaman: Almurfi Sofyan

Berita Terkait

Baca Juga