Skandal Karyawan BRI Tilap Uang, Pakar: Perlu Diindentifikasi Apakah Bersifat Sistemik?

Skandal Karyawan BRI Tilap Uang Pakar Perlu Diindentifikasi Apakah Bersifat Sistemik Ilustrasi

Covesia.com - Oknum karyawan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Payakumbuh, AG, menilap uang nasabah, hingga kerugian di Bank BUMN itu ditaksir mencapai miliaran rupiah. Praktik ini telah berlangsung sejak 2018, memunculkan sejumlah pertanyaan baru selain modus yang sudah terungkap.

Baca: Tilap Uang Hingga Miliaran, Begini Modus Oknum Karyawan BRI Cabang Payakumbuh Beraksi

Guru Besar Fakultas Ilmu Ekonomi Universitas Andalas Prof. Syafruddin Karimi menyayangkan aksi penggelapan bisa dilakukan dengan mudah oleh karyawan bank dengan taksiran kerugian yang tidak sedikit.

Baca: Skandal Pegawai BRI Tilap Dana Nasabah, LIPI: Kejahatan Kerah Putih Luar Biasa dan Masif

"Ini sangat ironis. Mengapa itu bisa terjadi? Hanya seorang karyawan melakukan penggelapan uang bank, bagaimana bisa berjalan mulus?" ujarnya kepada Covesia, melalui pesan singkat, Sabtu (18/5/2019).  

Syafruddin mempertanyakan bagaimana tindakan seorang karyawan ini tidak diketahui oleh pimpinannya. 

"Pimpinannya sampai tidak mengetahui anak buah lakukan itu? Apa tidak ada monitoring dari pimpinan tentang operasional banknya?" lanjutnya. 

Baca: Dana Nasabah BRI Ditilap untuk Judi Online, Peneliti LIPI: Moralitas Pegawai Perlu Diperbaiki

Dia mengatakan, bank jelas sudah dirugikan, baik dari sisi nilai uang, termasuk dari sisi reputasi dan citra.

"Ini menyangkut citra tentang kualitas governance bank tersebut. Tindakan segera dan tegas dari internal bank harus dilakukan," sarannya. 

Baca: Pakar Hukum: Sulit Bagi Aparat Penegak Hukum di Level Bawah Ungkap Tuntas Judi Online

Dia mengingatkan, perlu tindakan mendalam untuk mengungkap apakah kasus ini bersifat sistemik atau tidak.

"Perlu diidentifikasi apakah kejadian itu hanya satu kasus atau itu bersifat sistemik? Pihak bank harus memahaminya dengan cermat dan pastikan itu tidak sistemik yang bisa membuat bank hancur," tambahnya. 

Dia kembali menyarankan, meski kejadian ini baru memunculkan satu karyawan sebagai tersangka, tetapi pihak bank harus benar benar pastikan itu hanya ulah satu karyawan sehingga citra BRI sebagai bank BUMN paling menguntungkan, tidak rusak di mata publik.

(rdk)

Baca: Dugaan Penggelapan dan Korupsi, Oknum Pegawai BRI Payakumbuh Rugikan Negara Miliaran Rupiah

Baca: Oknum Karyawan BRI Gelapkan Miliaran Uang Nasabah untuk Judi Online

Baca: Polisi: Baru Satu Korban Melapor Soal Kasus Penggelapan Dana di BRI Payakumbuh

(rdk)

Berita Terkait

Baca Juga