Tak Bisa Jadi Patokan, Nama Balon Gubernur Sumbar yang Mencuat Baru Sekadar Uji Rasa ke Publik

Tak Bisa Jadi Patokan Nama Balon Gubernur Sumbar yang Mencuat Baru Sekadar Uji Rasa ke Publik Ilustrasi

Covesia.com - Pengamat Politik Universitas Andalas (Unand) Padang Sumatera Barat (Sumbar) Edi Indrizal menilai munculnya sejumlah nama tokoh dalam bursa bakal calon (balon) Gubernur Sumbar jelang Pilkada 2020 belum bisa dijadikan patokan bahwa nama itu akan menjadi kandidat terkuat dalam Pilgub Sumbar. 

Menurutnya terlalu dini dan belum cukup dasar menyatakan mereka yang terkuat karena hal ini juga tidak lepas dari dinamika kepentingan dan upaya uji rasa saja ke publik lewat media, apalagi di era maraknya sosial media seperti sekarang ini.

"Jadi masih terlalu dini jika menganalisa apalagi memprediksinya bertolak dari pemberitan beberapa waktu belakangan. Ini baru permulaan, masih harus dipantau lebih lanjut," ungkap Dosen Prodi Antropologi Unand ini melalui melalui pesan aplikasi Whatsapp kepada Covesia, Rabu (19/6/2019).

Belajar dari yang sudah-sudah, lanjut Koordinator Lebaga Survei Indonesia (LSI) Wilayah III ini Pilgub Sumbar sering kali 'last minute' apalagi menurut Edi pemberitaan tentang Pilgub Sumbar 2020 saat ini termasuk adanya polling-polling di Medsos masih bersifat entertaimen saja.

"Sehingga belum bisa dijadikan dasar yang kuat untuk memperhitungkannya," tambahnya.

"Yang jelas saat ini banyak tokoh berpotensi dan berpeluang maju di Pilgub. Mulai dari bupati/wako yang saat ini menjabat periode kedua, para mantan bupati/wak, beberapa politisi senayan yang berpengalam maupun yang baru hingga tokoh pejabat, akademisi dan pengusaha," tutupnya

Diketahui sejumlah nama tokoh Sumbar mulai mencuat jelang perhelatan Pilgub 2020. mulai dari politisi lokal hingga politisi nasional yang berasal dari Sumbar.

(utr)

Berita Terkait

Baca Juga