Tak Serahkan Satwa Dilindungi, Warga Diancam 5 Tahun Penjara Denda Rp 100 Juta

Tak Serahkan Satwa Dilindungi Warga Diancam 5 Tahun Penjara Denda Rp 100 Juta Warga menyerahkan satwa langka dilindungi UU kepada BKSDA Pasaman. Sumber: istimewa

Covesia.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Pasaman, Sumatera Barat untuk kooperatif menyerahkan berbagai tumbuhan maupun Satwa liar yang dilindungi oleh Undang-undang sebelum ditindak. Pelanggaran terhadap UU satwa dilindungi bisa diancam hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

Kepala BKSDA Resor Pasaman, Ade Putra kepada Covesia.com, Senin (24/06/2019) mengatakan imbauan diserukan dalam rangka pengawasan terhadap peredaran tumbuhan dan Satwa Liar di daerah tersebut.

"Usai imbauan ini kami sampaikan kalau tak kunjung juga diserahkan, jangan sesalkan nanti kami ambil paksa," tegas Ade Putra.

Dia mengatakan, satwa dilindungi dapat diserahkan di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat c.q Resor Pasaman yang beralamat di Jln. Ahmad Yani, Lubuk Sikaping. 

Menurut Ade, di dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990, seseorang dilarang menangkap, membunuh, melukai, menyimpan, mengangkut, memiliki, memelihara dan memperniagakannya baik dalam keadaan hidup atau mati dan atau bagian-bagian dari tubuh satwa dilindungi.

Dia menyebutkan, jenis satwa yang dilindungi UU Nomor 5 Tahun 1990 adalah jenis Harimau Sumatra, macan dahan, kucing hutan, Musang lingsang, kucing emas, beruang, dan Siamang. 

Kemudian Ungko, Tapir, Binturung, Buaya, Rusa, Kijang, Kambing Hutan, Kancil, Kelinci Sumatra, Orang Utan, Penyu, Kukang, Sigung, Trenggiling, Rangkong (anggang), Elang, Beo, Kuau, Bangau Tongtong, Murai Daun, Alap-alap, Kakatua,  dan jenis-jenis lainnya. 

BKSDA setempat kata dia mencatat sejak 2018 sampai sekarang, satwa yang diserahkan ke BKSDA yakni Siamang 3 ekor, Elang 1 ekor, Kukang 3 ekor, dan Beo 3 ekor.

"Namun jika masih tetap melanggar bisa diancam 5 tahun penjara dengan denda Rp100 Juta," . 

Untuk itu demi keselamatan dan keberlangsungan kelestarian aneka tumbuhan dan satwa itu, harus segera diserahkan, tambahnya. 

Kepada warga yang ingin menyerahkan bisa menghubungi pihak BKSDA di nomor telepon 0813-7455-9195. 

"Masyarakat juga diminta tidak segan-segan melapor jika ada oknum yang masih nekat melanggar imbauan ini," tutupnya.

(her/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga