Jelang Pelantikan Presiden, ini Harapan dari Mantan Wapang GAM hingga Rektor

Jelang Pelantikan Presiden ini Harapan dari Mantan Wapang GAM hingga Rektor Dok. Foto: Antara

Covesia.com - Pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo - Ma'ruf Amin akan dilantik pada 20 Oktober 2019. Ribuan personel gabungan akan disiagakan untuk pengamanan prosesi pelantikan di Gedung DPR/MPR. 

Mantan Wakil Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Meulaboh Raya Cut Man berharap pelantikan itu berjalan lancar. 

"Republik Indonesia masih sangat aman. Maka dari itu, pelantikan tersebut harus disukseskan," kata Cut Man di Meulaboh, Selasa (15/10/2019).

Menurut politikus Partai Nanggroe Aceh (PNA) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh ini, pelantikan yang sudah diagendakan tersebut harus dihormati oleh semua pihak di Tanah Air.

Terkait dengan informasi akan adanya aksi unjuk rasa menjelang pelantikan, dia berharap hal itu tidak terjadi karena dikhawatirkan akan membuat citra buruk bangsa Indonesia di mata dunia.

Cut Man secara tegas juga menolak segala bentuk radikalisme yang dapat membuat masyarakat di Indonesia terpapar paham yang tidak sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) NRI Tahun 1945.

Selain itu, dari sisi ekonomi Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Panut Mulyono berharap Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin mampu mendorong perekonomian Indonesia terus bertahan dan tumbuh di tengah gejolak ekonomi global.

"Pesan kami, pemerintah yang sekarang ini betul-betul fokus memajukan perekonomian," kata Rektor UGM Panut Mulyono saat ditemui di Gedung Auditorium Sukadji Ranuwiradjo, Magister Manajemen (MM) UGM, Yogyakarta, Selasa.

Berdasarkan kondisi yang ada sekaligus pengamatan para ahli, lanjutnya perekonomian dunia saat ini dalam kondisi yang kurang baik. Indonesia, kata dia, harus mampu bertahan dan mengatasi tantangan itu.

Pengembangkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), kata Panut, dapat menjadi modal awal untuk memajukan perekonomian Indonesia. Apalagi pengembangan SDM telah dicanangkan sebagai fokus pemerintahan Jokowi-Ma'ruf pada 2020.

Panut juga menaruh harapan agar Jokowi-Ma'ruf selama lima tahun ke depan mampu memfasilitasi perkembangan-perkembangan di bidang riset.

"Karena untuk membuat inovasi-inovasi itu adalah dari riset dan penelitian-penelitian yang ada dan pemerintah harus bisa merangkul, merengkuh semua komponen bangsa untuk bersama memajukan Indonesia," ujarnya.

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga