Ubur-Ubur Bluebottle Sudah Tidak Ditemukan Lagi di Pantai Kota Pariaman

UburUbur Bluebottle Sudah Tidak Ditemukan Lagi di Pantai Kota Pariaman Bayi ubur-ubur bluebottle yang telah mati. Sumber: australianmuseum.net.au

Covesia.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kota Pariaman menyebutkan, saat ini ubur-ubur bluebottle tidak lagi ditemukan di pesisir pantai di kota tersebut.

"Sekarang tidak ada lagi, kemarin kami sudah melakukan penyisiran di sepanjang pantai Kota Pariaman. Kami tidak menemui ubur-ubur tersebut," kata Seketaris BPBD Kota Pariaman, Yunaidi saat dihubungi Covesia, Jumat (18/10/2019).

Baca : Kunjungan Wisatawan ke Pantai Agam Kembali Meningkat Pasca Fenomena Ubur-ubur "Bluebottle"

Lanjut Yunaidi, beberapa waktu sebelumnya memang ditemukan ubur-ubur bluebottle yang terbawa angin. Kawanan ubur-ubur itu terdampar di beberapa pantai di Pariaman.

"Bluebottle ditemukan di daerah objek wisata Pantai Cermin dan Gandoriah, dan beberapa warga tersengat olehnya. Tapi beruntung tidak ada korban jiwa," ucap Yunaidi.

Baca : Mengapa Ubur-ubur Bluebottle Bisa Beranak-pinak di Pesisir Pantai Kota Padang?

Dikatakan Yunaidi, selain di Pariaman, ubur-ubur bluebottle juga ditemukan di pantai Kabupaten Agam dan Kota Padang. 

Baca juga : Ubur-ubur Bluebottle Dilaporkan Beranak-pinak di Pantai Pasir Jambak, Dua Anak Tersengat

"Tapi kalau di Pariaman sudah tidak ditemui lagi," pungkasnya.

Kontributor: Peri Musliadi

Berita Terkait

Baca Juga