Jelang Pilkada Sumbar, Ketua DPW Demokrat Mulyadi Daftar ke Gerindra

Jelang Pilkada Sumbar Ketua DPW Demokrat Mulyadi Daftar ke Gerindra Anggota DPR RI yang juga Ketua DPW Demokrat Sumbar Mulyadi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur Sumbar di DPD Partai Gerindra, Senin (11/11/2019).

Covesia.com - Anggota DPR RI yang juga Ketua DPW Demokrat Sumbar Mulyadi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur Sumbar di DPD Partai Gerindra, Senin (11/11/2019).

Upaya tersebut demi mendapatkan dukungan dari Partai Gerindra pada pencalonan dirinya sebagai Calon Gubernur Sumbar di Pilkada 2020 mendatang.

Kedatangan Mulyadi di Markas DPD Gerindra Sumbar yang didampingi belasan kader Demokrat disambut langsung Panitia Seleksi (Pansel) Partai Gerindra Sunggono beserta pengurus lainnya.

Pada kesempatan itu Mulyadi mengatakan selain untuk mendaftarkan diri sebagai calon gubernur juga sekaligus ingin bersilaturahmi dengan kawan-kawan Gerindra di Sumbar. 

Menurutnya, Sumbar butuh seorang gubernur yang bisa meningkatkan perekonomian dan bisa mensejahterakan masyarakatnya. 

Tak hanya itu,  seorang gubernur harus mempunyai kemampuan untuk mencari tambahan di luar Sumbar jangan hanya mengandalkan APBD saja. 

"Sumbar tidak punya uang banyak, jadi seorang gubernur itu tugasnya harus pandai-pandai mencari investor, juga harus menjemput ke pusat, dengan caranya melobi atau meyakinkan pada anggota DPR-RI atau kementrian," katanya. 

Mengingat APBD Sumbar tidam seberapa, Mulyadi berpendapat pembangunan Sumbar kedepan sebaiknya pada sektor kepariwisataan. 

"Seorang gubernur itu bukan sekadar mencari jabatan saja, tapi harus punya pertanggungjawaban baik kepada masyarakat serta pada dirinya sendiri," pungkasnya. 

Sementara Pansel Gerindra Sunggono mengatakan, siapa saja yang ingin mendaftar, partai Gerindra terbuka dan memberikan kesempatan yang sama.

Menurutnya, hingga saat ini Mulyadi merupakan satu-satunya calon yang berani mendaftarkan diri menjadi Gubernur. 

Sunggono berharap pada calon Gubernur yang mendaftar bukan sekadar untuk mencari jabatan saja, tapi harus bisa menjadi leader bagi masyarakat. 

"Namun kebijakan siapa calon yang akan diusung partai tentunya dipastikan oleh tingkat Dewan Pengurus Pusat (DPP)," jelasnya.

(lif)

Berita Terkait

Baca Juga