Survei IPS: Tingkat Popularitas Prabowo di Kalangan Generasi Z Sebesar 95,3 Persen

Survei IPS Tingkat Popularitas Prabowo di Kalangan Generasi Z Sebesar 953 Persen Foto: Setkab.go.id

Covesia.com - Indonesian Populer Survey (IPS) merilis hasil survei yang menyatakan tingkat popularitas Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di kalangan muda-mudi yang lahir dalam rentang tahun 1997-2012 atau generasi Z sebesar 95,3 persen.

"Terdapat 95,3 persen Generasi Z yang menjadi responden survei menyatakan mengenal Prabowo," ujar peneliti IPS Teguh Hidayatul Rachmad dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu.

Teguh menjelaskan bahwa televisi menjadi media yang paling berkontribusi terhadap popularitas Prabowo, diikuti oleh peran media sosial.

"Sebesar 61,8 persen generasi Z kenal Prabowo itu dari TV. Selanjutnya, mereka kenal Prabowo dari media sosial sebesar 19,7 persen," papar Teguh.

Dalam kesempatan itu, IPS juga merilis survei mengenai tingkat keyakinan generasi Z terhadap kinerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan selama lima tahun ke depan.

Direktur IPS Silvanus Alvin mengatakan secara umum generasi Z masih ragu atau belum dapat memastikan kinerja Prabowo sebagai menteri dalam Pemerintahan periode kedua Presiden Joko Widodo.

"39,5 persen generasi Z itu menyatakan biasa saja terhadap kinerja Prabowo lima tahun ke depan. Jawaban seperti ini menandakan generasi Z masih ragu-ragu akan kinerja Prabowo," kata Alvin.

Namun, ada pula sebagian Generasi Z yang menyatakan Prabowo akan membawa terobosan baru dan prestasi sebagai Menteri Pertahanan. "Delapan persen generasi Z sangat yakin dengan kinerja Prabowo, dan 28,3 persen menyatakan yakin kinerja Prabowo," jelas Alvin.

Lebih lanjut, dari total responden terdapat 19,7 persen generasi Z yang tidak yakin terhadap kinerja Prabowo untuk lima tahun ke depan dan

4,5 persen sangat tidak yakin Prabowo dapat sukses memimpin Kementerian Pertahanan.

Survei ini dilakukan selama dua minggu, dimulai pada 11 November hingga 22 November 2019. Metode dari survei menggunakan purposive random sampling, yakni metode pengambilan sampel dengan cara memilih sampel yang bisa mewakili populasi.

Setiap wilayah Jabodetabek mempunyai proporsi sampel yang seimbang. Jumlah responden dari survei ini berjumlah 537 orang generasi Z yang berada di wilayah Jabodetabek. Semuanya merupakan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta.

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga