Ma’ruf Amin: Pemerintah Komitmen Melakukan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Ma’ruf Amin Pemerintah Komitmen Melakukan Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah (Foto: Fakhruddin Arrazzi/Covesia)

Covesia.com - Wapres RI Ma’ruf Amin mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk melakukan akselerasi  pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah.

“Saya bersama bapak presiden akan berusaha untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah dengan memperkuat kelembagaan pengembangan  ekonomi dan keuangan syariah,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam pembukaan acara Silaknas ICMI di Auditorium UNP, Padang, Jumat (6/12/2019). 

Penguatan kelembagaan tersebut, kata Ma’ruf, akan dilakukan dengan cara merevisi Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2016 tentang  Komite Nasional Keuangan Syariah.

“Revisi utamanya adalah perubahan dari hanya lingkup keuangan syariah, tetapi diperluas menjadi lingkup ekonomi dan keuangan syariah,” jelasnya.

Ma’ruf juga menjelaskan bahwa untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah, pemerintah akan berfokus pada empat hal, yaitu pengembangan dan perluasan industri produk halal, pengembangan dan perluasan industri keuangan syariah, pengembangan dan perluasan dana sosial infak, zakat dan wakaf, serta pengembangan dan perluasan kegiatan bisnis dan usaha syariah.

Lebih lanjut, pada kesempatan tersebut, Ma’ruf menekankan bahwa, sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia juga menjadi konsumen produk halal terbesar di dunia dengan pembelanjaan sekitar USD 214 miliar. Hal tersebut mencapai 10 persen dari pangsa pasar produk halal dunia.

Sayangnya, kata Ma’ruf, Indonesia bukan produsen dari produk halal tersebut. “Produsen prodeuk halal terbesar dunia justru Brazil. Kemudian, diikuti oleh Australia,” imbuhnya.

Oleh karena itu, dengan pengembangan dan perluasan industri produk halal, diharapkan Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, tapi juga produsen produk halal dunia. Bukan hanya itu, Indonesia juga diharapkan untuk menjadi eksportir produk halal dunia.

Kontributor: Fakhruddin Arrazzi

Berita Terkait

Baca Juga