Helm Cerdas IOSHEL Karya Mahasiswa UMM Pikat Juri SIIF 2019 di Korea Selatan

Helm Cerdas IOSHEL Karya Mahasiswa UMM Pikat Juri SIIF 2019 di Korea Selatan Dua mahasiswa FT UMM, Tito Setyawal Putra dan Dwi Puji Laksono yang meraih medali perunggu di ajang Seoul International Invention Fair (SIIF) 2019, belum lama ini . Sumber: Antara/UMM

Covesia.com - Helm pintar karya dua mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil meraih medali perunggu di ajang inovasi tingkat dunia, Seoul International Invention Fair (SIIF) 2019.

Dua mahasiswa, yaitu Tito Setyawal Putra dan Dwi Puji Laksono, dan dosen pembimbing Dr Lailis Syafa'a, tim FT UMM mengawali penemuan helm pintar karya mereka dari keprihatinan.

"Kecelakaan lalu lintas menjadi pembunuh terbesar kedua di dunia. Jumlah pengguna sepeda motor sangat banyak. Menurut data WHO, di sektor transportasi roda dua paling sering terjadi kecelakaan," papar Tito Setyawal Putra di Malang, dikutip dari Antara, Sabtu (7/12/2019).

Seringnya terjadi kecelakaan yang tidak diketahui sehingga korban tidak bisa ditolong dengan cepat memunculkan ide kedua mahasiswa tadi untuk menemukan inovasi.

Lewat helm pintar yang dinamakan IOSHEL (Iot Smart Helmet), keduanya maju ke Korea Invention Promotion Association (KIPA) dan didukung International Federation of Inventors' Association (IFIA), 30 November 2019 di Korea Selatan.

Kedua mahasiswa UMM berkreasi membuat helm pintar yang secara otomatis mengirim koordinat Global Positioning System (GPS) saat pengendara mengalami kecelakaan lalu lintas. Sehingga bila tadinya posisi kecelakaan tidak segera diketahui sehingga memperlambat tindak pertolongan, kini bisa lebih cepat ditangani.

Cara kerja helm pintar ini yakni, secara otomatis perangkat di helm mengirimkan koordinat GPS ke aplikasi Telegram dan SMS biasa ke nomor yang telah didaftarkan (bisa kantor Polisi, keluarga, ataupun rumah sakit) secara otomatis ketika terjadi kecelakaan.

Helm akan mengirim data berupa koordinat lokasi kecelakaan dengan tiga indikator yang ada, yakni getaran, kemiringan, dan percepatan. Lokasi sepeda motor pun akan segera diketahui.

Helm cerdas atau pintar tadi juga dilengkapi solarcell sebagai pengisian daya, juga tersedia fasilitas isi ulang daya menggunakan pengisi charger telepon cerdas.

Kapasitas baterainya 1100 MAh yang bertahan sekitar 24 jam ketika digunakan dalam berkendara. 

Mereka berharap IOSHEL bisa diproduksi massal oleh perusahaan di Indonesia.

(ant/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga