Polres Pasaman Musnahkan 76 Kilogram Ganja

Polres Pasaman Musnahkan 76 Kilogram Ganja Jajaran Polres Pasaman bersama Forkopimda setempat saat melakukan pemusnahan terhadap 76 Kilogram Ganja di Mako Polres, Selasa (10/12/2019). (Foto: Heri/Covesia)

Covesia.com - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat melakukan pemusnahan terhadap sisa Barang Bukti (BB) Narkoba Golongan I jenis Ganja kering sekitar 76 Kilogram di halaman Mako Polres setempat, Selasa (10/12/2019).

Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya dalam kesempatan itu mengatakan seluruh BB itu merupakan hasil operasi penangkapan beberapa waktu lalu.

"Seluruh sisa Barang Bukti (BB) ini merupakan hasil operasi penangkapan terbesar dari dua kasus yang diringkus jajaran Satres Narkoba pada (30/11) dan (1/12) lalu didua lokasi daerah Kabupaten Pasaman," kata AKBP Hendri Yahya bersama jajaran dihadapan hadirin.

AKBP Hendri Yahya menyebutkan untuk penangkapan pada (30/11/2019) melalui Sat Resnarkoba berhasil meringkus seorang tersangka kurir Narkoba Golongan I dengan Barang Bukti berupa (BB) 21 Kilogram Ganja kering.

"Tersangka diketahui bernama Haidil Fitra (17) merupakan pelajar kelas 3 SMA asal Kota Pariaman yang diringkus di Jalan Lintas Sumatera Medan- Bukittinggi tepatnya di Depan SPBU Pertamina Pertanian Rao, Jorong Sumpadang, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao sekitar pukul 22.30 WIB, Sabtu (30/11) lalu. Sementara seorang tersangka lagi yang berinisial BTP berhasil melarikan ke arah belakang Pertamina Pertanian Rao saat hendak diamankan petugas. Sampai saat iniĀ  masih dilakukan pengejaran. Tersangka tersebut juga sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Pasaman,"katanya.

Kemudian kata dia hanya berselang tiga jam dari penangkapan sebelumnya, pihaknya kembali meringkus tiga orang tersangka pengedar Narkoba Golongan I sebanyak 51 paket besar Ganja kering di Jalan Lintas Sumatera Medan-Bukittinggi bertempat di Jorong Petok, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti sekitar pukul 01.30 WIB, Minggu (1/12/2019) lalu.

"Tiga tersangka dintaranya merupakan pengedar masing-masing berinisial BAA (34), dan Darmawati (37) warga Simpang Tigo Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo,Pasaman Barat. Kemudian RD (26) warga Palembang. Disamping itu ada dua orang tersangka lagi yang berperan sebagai pengawal atau pembersih jalan jika ada polisi yang razia yang berinisial DASA (31) dan DESE (23) warga Simpang Tigo Bedeng Jorong Sungai Talang, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat," tambah AKBP Hendri Yahya.

Dari dua kasus operasi penangkapan tersebut dihimpun seluruh BB Ganja sekitar 78 Kilogram. "Hari ini dimusnahkan sekitar 76 Kilogram, dan sisanya akan digunakan untuk pembuktian di sidang pengadilan nanti,"katanya.

Dengan dimusnahkannya 76 Kilogram Ganja kering itu kata dia sudah menyelamatkan sekitar 20 ribu jiwa manusia.

"Peredarannya semakin parah, dan mengerikan. Sepertinya daerah Pasaman bukan saja sebagai daerah perlintasan, namun juga menjadi titik edar para tersangka. Akan tetapi kita bersama jajaran tetap komitmen menyatakan perang terhadap Narkoba. Kami akan membasmi sampai ke akar-akarnya,"tutupnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga