Ketua DPD Gerindra Minta Mendagri Tito Investigasi Perjalanan Dinas Gubernur Sumbar ke Luar Negeri

Ketua DPD Gerindra Minta Mendagri Tito Investigasi Perjalanan Dinas Gubernur Sumbar ke Luar Negeri Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade

Covesia.com - Fraksi Gerindra DPRD Sumatera Barat (Sumbar) menginisiasi interpelasi terhadap Gubernur Irwan Prayitno, karena sering ke luar negeri. Ketua DPD Gerindra Sumbar Andre Rosiade bahkan meminta Mendagri Tito menginvestigasi perjalanan-perjalanan Irwan ke luar negeri.

"Mendagri Pak Tito Karnavian harus menginvestigasi perjalanan luar negeri Gubernur Sumbar, karena sering sekali, hampir setiap bulan dia ke luar negeri, bahkan ada yang sebulan dua kali," kata Andre kepada wartawan, Sabtu (14/12/2019).

Saking seringnya, kata Andre, Gubernur Sumbar layak menerima rekor MURI sebagai kepala daerah tingkat I yang paling sering ke luar negeri. Andre mengungkit kehebohan yang terjadi saat kepala daerah lain bepergian ke luar negeri, padahal tak sesering Irwan Prayitno.

"Mas Anies saja dalam periode kepemimpinannya baru berapa kali ke luar negeri aja orang heboh. Kang Emil, Gubernur Jawa Barat, fotonya beredar di luar negeri aja orang heboh. Ini Gubernur (Sumatera Barat) hampir tiap bulan (ke luar negeri). Kalau ada rekor Muri, mungkin dia bisa dikasih rekor Muri tuh, 'Gubernur tersering keluar negeri'," sindirnya yang dilansir dari detik.com.

Informasi yang dihimpun, Irwan Prayitno pernah mendapat peringatan dari Kemendagri akibat kunjungan kerjanya ke luar negeri pada November 2019 lalu, lewat surat bernomor 093/6518/OTDA. Namun demikian, saat ini, sebulan setelah peringatan itu, Irwan kembali kunker ke luar negeri, memenuhi undangan UNESCO ke Kolombia.

Kabiro Humas Pemprov Sumbar Jasman Rizal menegaskan kunjungan luar negeri Gubernur Irwan sesuai aturan dan telah ada izin resmi. Untuk Kolombia, Irwan memenuhi undangan dari pihak pengundang.

"Beliau ke LN bukan atas keinginan sendiri, tetapi karena ada undangan resminya," ujar Jasman, saat dikonfirmasi, kemarin.

Soal interpelasi yang diinisiasi Gerindra, dia mengatakan Pemprov Sumbar siap menjawab. Dia menegaskan manuver Gerindra itu tak perlu dikhawatirkan.

"Interpelasi kan haknya Dewan dan ada regulasinya. Saya rasa ndak masalah dan kita siap juga menjawabnya," tutur Jasman.

(dtc)

Berita Terkait

Baca Juga