Seorang Perwira Polri Tewas Terjatuh Saat Panjat Tebing di Purwakarta

Seorang Perwira Polri Tewas Terjatuh Saat Panjat Tebing di Purwakarta Ilustrasi (pixabay)

Covesia.com - Seorang Perwira Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dilaporkan meninggal dunia usai terjatuh saat melakukan pendakian di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

AKBP Andi Nurwandi meninggal dunia karena tergelincir dari tebing Parang, Kabupaten Purwakarta, Pada hari Sabtu (14/12) sore. Korban mendaki bersama adik dan anaknya.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Adrian mengatakan sebelum melakukan pendakian korban AKBP Andi Nurwandi bersama anak Rizqan (18) dan adiknya Aminullah Finaldi (3) dibriefing mengenai tata cara prosedur pemanjatan sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah itu korban memulai pendakian di jalur yang ditempuh 300 meter.

Namun karena cuaca di sekitar gunung parang turun hujan, alumni Akpol 1996 itu sempat istirahat bersama anak dan adiknya sebelum turun tebing. Diduga korban tergelincir karena melakukan penurunan dengan teknik seperti repling.

"Setelah hujan reda korban turun pendakian dengan meniti anak tangga atau teknik via ferrata, namun di luar jalur dengan posisi mirip teknik repling, dan kemudian korban dari ketinggian 50 meter tergelincir jatuh di teras tebing setinggi 20 meter", jelas Kasat Reskrim kepada detikcom melalui pesan di media sosial, Minggu (15/12/2019).

Pasca kejadian, korban dievakuasi menggunakan Ambulance Desa Sukamulya menuju klinik terdekat, namun dalam perjalanan nyawanya tidak tertolong.

"Sebelum evakuasi jantung korban masih berdetak, namun di tengah perjalanan korban meninggal dunia," ujar dia yang dilansir dari detik.com.

Korban dimakamkan di kampung Jatijajar, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta pada Minggu (15/12/2019) pagi. Kini kasus kecelakaan dalam penanganan Satreskrim Polres Purwakarta.

(dtc/adi)

Berita Terkait

Baca Juga