Ini Pasal yang Disangkakan Kepada Oknum Dosen UNP Dugaan Pelecehan Seksual

Ini Pasal yang Disangkakan Kepada Oknum Dosen UNP Dugaan Pelecehan Seksual Ilustrasi

Covesia.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) mengenakan pasal 289 dan pasal 294 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) terhadap oknum dosen FY (29) yang diduga melakukan pelecehan seksual kepada seorang mahasiswi di Universitas Negeri Padang (UNP). 

"(Pasal yang dikenakan adalah) pasal 289 dan pasal 294 KUHP dengan ancaman pidana penjara di atas lima tahun," ujar Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto saat dihubungi Covesia via Whatsapp, Jumat (21/2/2020).

Pasal 289 KUHP berbunyi, "Barangsiapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seseorang melakukan atau membiarkan dilakukannya perbuatan cabul, dihukum karena melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan dengan pidana selama-selamanya sembilan tahun.”

Sementara itu, Pasal 294 KUHP terdiri atas 2 ayat. 

Ayat 1 Pasal 294 KUHP berbunyi, "Barangsiapa melakukan perbuatan cabul dengan anaknya yang dewasa, anak tiri atau anak pungutnya, anak peliharaannya, atau dengan orang yang belum dewasa yang dipercayakan kepadanya untuk ditanggung, dididik untuk dijaga, atau dengan bujang atau orang sebawahnya yang belum dewasa, dihukum penjara selama-lamanya tujuh tahun."

Dengan hukuman yang serupa, pada Ayat 2 Pasal 294 KUHP dijelaskan bahwa pegawai negeri yang melakukan perbuatan cabul dengan orang yang di bawah perintahnya atau dengan orang yang dipercayakan atau diserahkan kepadanya untuk dijaga. Atau, pengurus, tabib, guru, pegawai, mandor atau bujang dalam penjara, rumah tempat melakukan pekerjaan untuk negeri, rumah pendidikan, rumah piatu, rumah sakit, rumah sakit ingatan atau balai derma, yang melakukan pencabulan dengan orang yang ditempatkan di situ.

Stefanus mengatakan bahwa penetapan tersangka kepada terlapor tersebut berdasarkan gelar perkara yang dilakukan oleh pihak kepolisian, serta keterangan saksi, korban, dan bukti-bukti. "Berdasarkan kejadian dan saksi korban serta bukti-bukti," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Polda Sumbar melakukan gelar perkara terkait kasus ini, Kamis (21/2/2020) kemarin. Berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan, terlapor pun ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga: Polda Sumbar Tetapkan Oknum Dosen Pelecehan Seksual di UNP sebagai Tersangka

Diberitakan sebelumnya seorang mahasiswi di UNP melaporkan seorang oknum dosennya sendiri karena  mendapatkan pelecehan seksual.

Kasus tindakan pelecehan seksual tersebut mencuat setelah adanya laporan masuk ke Polda Sumbar. Laporan itu teregistrasi 15 Januari 2020 dengan nomor: LP/17/I/2020/SPKT-BR.

(rul)

Baca juga: Seorang Mahasiswi di Padang Diduga Dilecehkan Oknum Dosen

Berita Terkait

Baca Juga