Kecewa dengan Partai Islam, PPII Masyumi Siap Dideklarasikan Bulan Depan

Kecewa dengan Partai Islam PPII Masyumi  Siap Dideklarasikan Bulan Depan Panitia pembentukan Partai Politik Islam Indonesia Masyumi menyelenggarakan pengukuhan DPD se-sumbar di Padang, Jumat (21/2/2020) (Foto:Covesia/Laila)

Covesia.com - Partai Islam di Indonesia seperti Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan dinilai belum seutuhnya sesuai dengan Falsafah Masyumi. Akhirnya, sesuai kesepakatan bersama Masyumi akhirnya melahirkan kembali Masyumi reborn dengan nama Partai Politik Islam Indonesia (PPII) Masyumi.

"Kita reborn, bukan dengan nama Masyumi tapi partai politik Islam Indonesia Masyumi," ungkap Budiman Ketua DPW PPII Masyumi saat mengadakan pengukuhan DPD se-sumbar, Jumat (21/2/2020).

Budiman mengatakan Partai ini sudah berdiri sejak 1998 dan sudah berbadan hukum. Pemerintah tidak menolak partai ini karena ini bukan Masyumi tapi PPII Masyumi.

Ia menuturkan bahwa untuk sekarang kita melahirkan kembali karena sufah beberapa kali pemilu tidak ikut serta sebab tidak terverifikasi karena pengurusnya belum lengkap.

"Masyumi kita hidupkan kembali karena kekecewaan dari kebanyakan partai yang ada tidak sesuai dengan falsafahnya masyumi. Beberapa partai Islam yang ada kita harapkan, itu ternyata dalam penilaian tokoh tokoh ini belum sesuai dengan falsafah Masyumi," terangnya.

PPII Masyumi diharapkan partai yang betul betul rahmatan lil alamin. rahmat bagi seluruh alam dan Indonesia.

"Kalau partai ini masih terkotak-kotak, ini tidak benar. seharusnya islam itu satu. Seluruh umat islam itu diberi tempat yang sama. Kita tanpa sekat. semua organisasi islam bisa masuk ke sini," ujarnya.

Meskipun nantinya cara ibadah atau jalan yang mereka tempuh itu berbeda. "Mazhabnya tidak sama selama dia masih muslim, kita terima semuanya," jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan hari ini dilakukan pengukuhan semua DPD yang ada di seluruh Sumbar.

"Partai ini sebelumnya sudah ada, cuma karena mau dilahirkan kembali, rencana 7 Maret 2020 bakal ada kongres anak anak Masyumi di Jakarta. dari situ akan diputuskan, apakah kita akan mendorong partai politik Islam Masyumi yang satu satunya kita rekomendasi atau kita mendorong partai yang lain. Ini belum putus. partai kita belum ada, masih dalam kepanitian saja untuk melahirkan PPII Masyumi," jelasnya.

Minimum tiap kab kota itu 9 pengurus. Sedang di Padang sekarang ada sekitar 40 orang.

"Kita ingin membuktikan islam bisa bersatu. Semangat 212 itu kan  menyatukan seluruh umat Islam. Dengan bersatunya umat islam dari partai manapun, kita bisa umumkan partai kita ini terdiri dari orang orangnon partai," jelasnya.

Dikatakan Budiman, semua orang yang ditolak partai lain sepanjang dia muslim, kita terima. Mau jabatanya apapun dari partai lain, kita gak peduli. Kita tidak mau menjelekkan  partai satu dengan partai yang lain.

Sementara itu, Pilkada 2020 PPII Masyumi belum partai, kalau ada yang melirik kita, kita evaluasi sesuai kriteria. "Kalau memang calon balon, minta dukungan kita dukung sesuai syarat," pungkasnya.

(lia)

Berita Terkait

Baca Juga