Beredar Informasi ''Bukittinggi Lockdown'' dan Pasar Ditutup, Sekda: Itu Hoaks

Beredar Informasi Bukittinggi Lockdown dan Pasar Ditutup Sekda Itu Hoaks Sumber: whatsapp grup

Covesia.com - Beredar informasi melalui daring (dalam jaringan) bahwa dinyatakan kota Bukittinggi, Sumbar akan lockdown menyusul adanya warga kota wisata itu yang dinyatakan positif Covid-19.

Menyikapi hal demikian, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Yuen Karnova mengatakan informasi itu hoaks atau tidak benar. 

"Sampai saat ini belum ada keputusan Kota Bukittinggi lockdown maupun pasar-pasar ditutup," kata Yuen Karnova. 

Meski ada warga Bukittinggi yang positif Covid-19, sebut Yuen, Pemko Bukittinggi belum mengambil dan mengkaji keputusan terkait hal demikian. 

"Yang jelas anak sekolah telah diliburkan, ASN hamil dan menyusui juga dirumahkan, serta Wali Kota mengambil keputusan untuk mengurangi staf mulai dari tingkat kelurahan," ungkapnya. 

Di samping itu, di hari ke delapan siswa diliburkan, Bukittinggi juga akan segera mengambil keputusan langkah ke depan terkait diliburkannya siswa sekolah. 

Pihaknya mengatakan akan melihat situasi perkembangan wabah Covid-19 di Bukittinggi. 

"Di hari ke 12 atau H-2 dari 14 hari siswa siswa diliburkan akan kembali diambil keputusan, apakah diperpanjang siswa dirumahkan atau bagaimana. Yang jelas kini Pmko Bukittinggi akan mengambil kebijakan untuk kebaikan umat," jelasnya. 

(deb/rdk) 

Berita Terkait

Baca Juga