Dampak Pandemi Corona, 4.299 Tenaga Kerja Kehilangan Pekerjaan di Sumbar

Dampak Pandemi Corona 4299 Tenaga Kerja Kehilangan Pekerjaan di Sumbar Ilustrasi - Sumber: pixabay

Covesia.com - Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrizal mengatakan bahwa sebanyak 4.299 tenaga kerja di Sumbar kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19.

"Data yang masuk ke kami, dari orang-orang yang meregistrasikan, hingga Sabtu siang ini pukul 12.00, tercatat 4.299 orang pekerja yang kehilangan pekerjaan di Sumbar," ujarnya saat dihubungi Covesia via telepon, Sabtu (4/3/2020).

Nasrizal merincikan bahwa, dari 4.299 tenaga kerja tersebut, jumlah tenaga kerja yang dirumahkan sebanyak 4.052 orang. Sedangkan jumlah tenaga kerja mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebanyak 247 orang.

"Lebih banyak orang yang dirumahkan dari pada yang di-PHK. Mereka berasal dari 776 perusahaan di Sumbar," jelasnya. 

Dia menuturkan bahwa hingga saat ini pihaknya masih melakukan penghimpunan data dari tenaga kerja yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi Covid-19.

"Datanya masih kita kumpul dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten dan Kota untuk diusulkan sebagai penerima perlindungan sosial melalui program KPA (Kartu Prakerja) dari Kementerian Ketenagakerjaan RI," ucapnya.

Lebih lanjut, Nasrizal mengimbau agar tenaga kerja yang kehilangan pekerjaannya untuk melakukan pendataan melalui asosiasi masing-masing, baik itu serikat pekerja maupun serikat buruh. Kemudian, melakukan pelaporan ke Dinas Tenaga Kerja kabupaten atau kota tempat di mana tenaga kerja yang bersangkutan berdomisili.

"Format yang harus diisi itu seperti nomor induk kependudukan, nomor telepon, dan emailnya. Semuanya harus jelas. Tim kami masih berkerja untuk menghimpun data. Data tersebut selanjutnya akan dikirim ke Kementerian Tenaga Kerja. Nanti, orang Jakarta itu yang memutuskan siapa yang akan menerima manfaat kartu Prakerja," imbuhnya.

(fkh/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga