Usai Makan dalam Mobil, Sopir Pengantar Penumpang di Bandara Ini Dinyatakan Positif Covid-19

Usai Makan dalam Mobil Sopir Pengantar Penumpang di Bandara Ini Dinyatakan Positif Covid19 Ilustrasi (dok.covesia.com )

Covesia.com - Seorang sopir yang bertugas mengantarkan penumpang yang baru mendarat di terminal internasional bandara di Provinsi Liaoning, China, menuju hotel tempat karantina COVID-19 terinfeksi virus mematikan yang menyerang paru-paru itu.

Hasil tes menunjukkan dia positif setelah makan di mobil yang digunakan untuk mengangkut penumpang dari terminal internasional bandara tersebut, demikian media lokal, Minggu.

Pengemudi bermarga Liu (42) bekerja pada perusahaan travel di Kota Dalian yang bertanggung jawab mengantarkan penumpang dari terminal kedatangan internasional ke hotel tempat karantina sementara.

Liu mengantarkan penumpang bermarga Xie pada 27 Maret yang pulang dari luar negeri untuk diantar ke hotel. Belakangan Xie dinyatakan sebagai kasus positif impor COVID-19 dan menjadi orang ketiga kasus impor di kota di pesisir timurlaut China itu.

Dalam investigasi epidemiologi, Liu mengaku sudah sangat berhati-hati dalam melindungi dirinya dan mobil yang dikemudikannya juga telah disemprot disinfektan sesuai prosedur pengendalian dan pencegahan wabah tersebut setelah mengangkut Xie.

Namun petugas kepolisian mendapati kelalaian Liu dalam melindungi dirinya setelah mengantarkan Xie, dia makan di dalam mobil, demikian Liaoning Daily.

Selama 29-31 Maret, Liu beberapa kali mengantarkan penumpang dari luar negeri ke hotel. Sejak hasil tes menyatakan positif COVID-19 pada Kamis (2/4), Liu dikarantina.

Setelah insiden itu, petugas melacak 26 orang yang pernah kontak dengan Liu dan dikarantina bersama-sama di pusat observasi medis setempat.

Mobil Liu dilengkapi sekat yang memisahkan sopir dan penumpang di belakang. Selama menjalankan tugas, dia juga mengenakan pakaian pelindung dan masker.

Seorang lagi dilaporkan menimpa pada perempuan berusia 28 tahun di Provinsi Guangdong setelah kontak dengan kasus impor dari Nigeria, demikian Global Times.

Di China terdapat 913 kasus impor atau bertambah 25 kasus baru sebagaimana data yang didapat ANTARA dari Komisi Kesehatan Nasional China (HNC) pada Minggu pukul 09.00 waktu setempat (08.00 WIB).

(ant/adi)

Berita Terkait

Baca Juga