Pesan Audy ke Pengusaha Hadapi Guncangan Ekonomi Akibat Covid-19

Pesan Audy ke Pengusaha Hadapi Guncangan Ekonomi Akibat Covid19 Audy Joinaldy

Covesia.com - Pengaruh pandemi corona (Covid-19) memiliki dampak yang besar di berbagai sektor. Tak hanya sektor pariwisata, corona juga menghantam sektor perekonomian di bidang bisnis dan usaha.

Audy Joinaldy misalnya, pengusaha di bidang peternakan ini mengakui bahwa virus corona mempengaruhi usaha peternakan ayamnya. "Meskipun begitu, pengusaha harus inovatif dan kreatif," ungkapnya,  Selasa (7/4/220).

Diktakan Audy saat ini harga Ayam turun. Tidak hanya di Sumbar tapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Kerugian mencapai 5-6 ribu per kilogram. 

"Harusnya di waktu yang berdekatan dengan bulan Ramadan permintaan tinggi. Sebab banyak yang mau mengadakan pesta pernikahan sebelum Ramadan, serta waktu ini harusnya masa 'panen' bagi pengusaha Ayam pun pemasukan bagus, namun kenyataannya sekarang tidak seperti itu,"sebutnya. 

Kondisi saat virus corona ini menghantam hampir seluruh sektor perekonomian terguncang. "Rumah makan tutup, katering tidak jalan, meeting pejabat tidak ada, otomatis usaha gak jalan. Meskipun ada permintaan rumah tangga tidak menyediakan stok banyak paling 2-3 ekor saja," jelasnya. 

Namun demikian, Pengusaha asal Minang ini mengatakan ia tak tinggal diam. "Di situasi sangat sulit ini kita cari jalan keluar, beruhasa inovatif kami lakukan penjualan online Ayam potong,"ujarnya.

Trik tersebut dilakukan Audy guna memangkas kerugian semakin banyak. Salah satu caranya dengan menyebar promo online seperti 100 ribu dapat tiga ekor Ayam atau 120 ribu dapat 3 ekor Ayam. 

Lebih lanjut Audy mengatakan promo online terssbut disebar ke masyarakat dengan cara online.  "Setelah kita dapat yang order kita antar dengan ojek online. Kita lakukan kerja sama dengan ojek online, ini sekaligus membantu pengemudi ojek yang sepi orderan," terangnya. 

Sementara itu, untuk pegawai,  digerakkan untuk jualan Ayam potong ke masyarakat. Meski jualan Ayam potong belum memberi dampak signifikan setidaknya dapat memangkas kerugian.

Bisnis lain yang terhantam oleh corona ialah hotel dan pariwisata, hampir semua bisnis dihantam corona. Sekarang bisnis yang masih menghasilkan adalah bisnis alat kesehatan, serta telekomunikasi. 

Audy mengajak untuk pengusaha untuk dapat inovatif agar tidak rugi besar. 'Manfaatkan teknologi yang sudah canggih sekreatif mungkin seperti yang di pasar bisa jualan online," ujarnya.

Berikut Videonya:


Berita Terkait

Baca Juga