BMKG: Gempa yang Mengguncang Mentawai Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia

BMKG Gempa yang Mengguncang Mentawai Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng IndoAustralia Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Dari hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5.0, dengan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2.39 LS dan 99.58 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 40 km arah Barat Daya Tua Pejat, Provinsi Sumatera Barat pada kedalaman 28 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempabumi berkedalaman dangkal diakibatkan oleh aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia yang menujam di bawah Lempeng Eurasia," ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmad Triyono, dalam siaran tertulisnya yang diterima, Sabtu (23/5/2020).

Ia menyebutkan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme naik (thrust fault).  

Lebih lanjut Rahmad menjelaskan, guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di daerah Tua Pejat III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). 

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami," jelasnya.

Hingga pukul 06:20 WIB, kata Rahmad lagi, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

Kemudian Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg," kata dia.

(*/don)

Berita Terkait

Baca Juga