Hasil Tangkapan Melimpah, Ikan Tangkapan Nelayan di Agam Dijual Keluar Daerah

Hasil Tangkapan Melimpah Ikan Tangkapan Nelayan di Agam Dijual Keluar Daerah Foto: Dok. Covesia

Covesia.com - Sepekan setelah Idul Fitri 1441 Hijriyah, hasil tangkapan ikan nelayan di Pantai Pasia Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) melimpah.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Agam, Arman Aciak mengatakan, hasil tangkapan kembali stabil selama sepekan terakhir. Seperti halnya nelayan pancing, dalam sekali melaut mereka bisa mengumpulkan 10 hingga 20 keranjang ikan dan nelayan pukat atau jaring mampu menangkap ikan hingga 80 keranjang.

"Alhamdulillah berkah lebaran hasil tangkapan kita dibanding sebelumnya meningkat hampir 2 kali lipat," katanya, Selasa (2/6/2020).

Banyaknya hasil tangkapan tersebut mencukupi permintaan pasar di Kabupaten Agam serta bisa memenuhi permintaan para tengkulak dan pedagang ikan untuk dijualkan ke daerah lain seperti Bukittinggi, Kota Solok dan Payakumbuh.

Dijelaskan Arman, dua minggu sebelumnya, sebagian besar nelayan di daerah setempat memutuskan tidak melaut. Hal itu dikarenakan cuaca yang kurang bersahabat serta Pembatasan Sosial Berskala Besar yang sedang diterapkan di kabupaten Agam saat pandemi Covid-19.

"Saat tidak melaut nelayan di sini memutuskan untuk memperbaiki kapal dan alat tangkap, untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari nelayan memilih untuk kerja serabutan," katanya.

Akan tetapi, kondisi tersebut tidak berlangsung lama, sepekan usai lebaran mereka kembali mulai mencari ikan dan hasil tangkapan melimpah ruah. 

"Untuk harga jual ikan tetap dijual sesuai dengan harga standar sehingga tidak mempengaruhi harga beli masyarakat di pasaran," tutup Arman.

(jhn/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga