Jamaah Diminta Tidak ''Refund'' Dana Haji, Sapuhi: Kesempatan Berangkat Tahun Depan Hilang

Jamaah Diminta Tidak Refund Dana Haji Sapuhi Kesempatan Berangkat Tahun Depan Hilang Ilustrasi - calon jemaah haji. Foto: Dok.Covesia

Covesia.com - Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan calon jamaah haji tahun ini ke Tanah Suci. Menyikapi itu, bisa saja sebagian calon jamaah haji ingin meminta pengembalian dana haji mereka, namun ada konsekensinya. 

Calon jamaah haji pun diminta memikirkan matang-matang untuk meminta pengembalian atau refund dana haji. 

Menurut Ketua Umum Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umroh dan Haji (Sapuhi), Syam Resfiadi, jika calon jamaah melakukan refund dana haji, maka kuota calon jamaah akan hangus di tahun depan.

"Jamaah ingin batalkan diri secara total bahwa jamaah tak akan bisa berangkat tahun depan atau masuki prioritas tahun berikutnya," kata Syam seperi dilansir Suara.com, jaringan Covesia.com, Rabu (3/6/2020).

Yang paling aman dilakukan calon jamaah, kata Syam, yaitu membatalkan biaya pelunasan dana haji. Hal tersebut masih maklumi untuk dilakukan.

"Itu bisa diatur, bahkan bisa dilangsungkan dari BPKH ke account para jamaah, tapi kami harus menerima laporan dari jamaah dengan dokumen yang lengkap," jelas Syam.

Sekaitan itu, Syam meminta agar calon jamaah tak merefund dana hajinya. Selain masih bisa berangkat haji tahun depan, tidak merefund dana haji juga mengurangi kerugian para penyelenggara travel haji.

"Kami meminta jamaah tak membatalkan, tapi menunda, sehingga tak ada biaya administrasi akibat pembatalan," pungkasnya.

Berita Terkait

Baca Juga