Cegah Penyebaran Covid-19 saat Ibadah Haji, Ini Protokol Kesehatan yang Ditetapkan Arab Saudi

Cegah Penyebaran Covid19 saat Ibadah Haji Ini Protokol Kesehatan yang Ditetapkan Arab Saudi Salat berjamaah di Masjidil Haram, Kota Suci Mekah, Arab Saudi, Selasa (19/5/2020). Sumber: Antara/Saudi Press Agency Handout via Reuters

Covesia.com - Arab Saudi resmi mengumumkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19 selama musim haji 2020. Arab Saudi melarang perkumpulan dan pertemuan antar para jemaah, seperti dilaporkan kantor berita pemerintah, Senin (6/7/2020). 

Pada bulan Juni, Arab Saudi memutuskan membatasi jumlah jemaah domestik menjadi sekitar 1.000 jemaah. Hal itu dilakukan setelah adanya penangguhan pelaksanaan ibadah haji umat Muslim dari luar negeri untuk pertama kalinya di zaman modern ini.

protokol kesehatan haji tahun ini berisikan larangan menyentuh Ka'bah, situs paling suci dalam agama Islam. 

Menurut penjelasan dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit melalui sebuah pernyataan, antar jemaah harus menjaga jarak sosial minimal 1,5 meter selama ibadah haji, termasuk ketika salat berjamaah dan saat berada di area tawaf. 

Selain itu, akses ke tempat suci haji di Mina, Muzdalifah dan Padang Arafah juga akan dibatasi bagi mereka yang memiliki visa haji mulai Minggu 19 Juli sampai 2 Agustus 2020. 

Penggunaan masker sepanjang waktu juga akan menjadi syarat mutlak bagi para jemaah maupun penyelenggara haji.

Sumber: Antara/Reuters

Berita Terkait

Baca Juga