Lulusan Vokasi ITP Miliki Kompetensi Industri Relevan Dunia Kerja

Lulusan Vokasi ITP Miliki Kompetensi Industri Relevan Dunia Kerja Ilustrasi

Covesia.com - Lulusan Vokasi Intitut Teknologi Padang (ITP) memiliki kompetensi industri yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja industri. Tak hanya itu lulusan vokasi juga dituntut tamat tepat waktu, yakni tiga tahun. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Dekan Fakultas Vokasi ITP, Rozi Saferi di depan seluruh dewan dosen vokasi dalam forum evaluasi pembelajaran semester 2019-2, Kamis (30/7/2020).

Lebih lanjut dikatakan Rozi bahwa agar target ini tercapai, maka telah dirumuskan sejumlah kebijakan dan regulasi yang tertuang dalam peraturan akademik. 

Fakultas bersama seluruh Prodi vokasi baik Teknik Mesin, Teknik Sipil, maupun prodi Teknologi Listrik terus berbenah untuk memperbaiki dan meningkatkan 7 aspek penting yakni kurikulum, sumber daya manusia, pembelajaran, kemitraan dengan industry, inovasi, kemahasiswaan dan laboratorium. 

Dikatakan Rozi sepanjang Juli telah dilakukan revisi kurikulum untuk seluruh prodi vokasi yang nelibatkan 45 industri yang tersebar di Sumbar, Riau, Jambi dan sebagian pulau Jawa. 

"Hal ini sejalan dengan arahan dirjen vokasi agar penyusunan kurikulum dilakukan bersama industry  termasuk materi training dan sertifikasi di industry ke dalam kurikulum vokasi sebagai bentuk impementasi ‘link and match’ antara pendidikan vokasi dengan dunia kerja/dunia industry, "jelasnya. 

Hasil revisi signifikan adalah adanya matakuliah magang industry selama 6 bulan di semester akhir (semester 6) agar lulusan vokasi memiliki bekal industry yang memadai sebelum memasuki dunia kerja.

 Dalam rangka pengembangan SDM, selama bulan Agus-Sept, sebanyak 9 orang dosen vokasi akan mengikuti pelatihan kompetensi sesuai bidang kaeahlian guna menambah sertifikasi kompetensi yang telah dimiliki. 

Selain itu, dosen diwajibakan mengikuti program magang di industry selama 4 bulan guna memperbaiki kualitas pembelajaran baik teori maupun praktek. 

Sementara itu, monitoring dan evaluasi aspek pembelajaran sudah tersistem untuk memastikan 4 T. Tertib administrasi pembelajaran, tepat dosen, tepat metode dan tepat materi. 

Dosen harus menjalankan proses pembelajaran berdasarkan nilai-nilai profesionalisme, akuntabilitas, amanah sehingga PBM berjalan lancar  dan memiliki lulusan yang memiliki softskill, hardskill, karakter yangbsesuai dengan tuntutan dunia industri. 

"Saat ini ITP juga tenghenjajaki kerja sama dengan dunia industri khusisnya untuk kegiatan mahasiswa dan dosen. Keterlibatan dosen praktisi, komitmen industri untuk serapan lulusan agar gap antara lukusan dan perguruan tinggi dengan dunia kerja agar dapat diminimalisir. 

Pembenahan juga dilakukan dibseluruh laboratorium demgan target memiliki peralatan berskala industri menengah dengan manajemen bersertifikasi.

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga